Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola komunikasi pimpinan dalam melaksanakan fungsi komunikasi organisasi serta kontribusinya terhadap kinerja karyawan pada PT. Anela Busana Nusantara, sebuah perusahaan fashion skala kecil dengan jumlah karyawan terbatas. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif, data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipatif, dan dokumentasi terhadap pimpinan dan enam orang karyawan sebagai informan penelitian. Pemilihan informan dilakukan secara purposive dengan mempertimbangkan pengalaman kerja serta keterlibatan mereka dalam komunikasi internal perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi pimpinan di PT. Anela Busana Nusantara didominasi pola komunikasi informal, seperti melalui WhatsApp dan interaksi langsung dalam aktivitas kerja harian. Pola komunikasi tersebut mencerminkan kedekatan antarindividu dan suasana kerja yang kekeluargaan, namun belum sepenuhnya mampu memastikan kejelasan dan keseragaman pemahaman karyawan terhadap instruksi kerja. Efektivitas komunikasi pimpinan ditemukan berpengaruh terhadap indikator kinerja karyawan, khususnya kedisiplinan, ketepatan waktu, serta kualitas hasil kerja. Ketidaksesuaian penyampaian pesan dan keterbatasan umpan balik berdampak pada potensi kesalahpahaman serta perlambatan proses kerja. Penelitian ini menegaskan bahwa komunikasi pimpinan memiliki peran strategis dalam mengoptimalkan kinerja karyawan pada organisasi kecil yang mengandalkan kolaborasi interpersonal. Optimalisasi komunikasi formal dan sistem umpan balik dua arah diperlukan agar efektivitas kerja dapat meningkat secara berkelanjutan dalam lingkungan bisnis yang kompetitif dan dinamis.
Copyrights © 2026