Kreativitas merupakan kemampuan penting yang perlu dikembangkan sejak usia dini untuk membentuk berpikir fleksibel, imajinatif, dan kemampuan pemecahan masalah anak. Namun, dalam praktik PAUD, kreativitas anak sering terhambat oleh keterbatasan pemahaman guru, lingkungan belajar yang kurang mendukung, dan tekanan kurikulum. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran guru dalam mengembangkan kreativitas anak usia dini melalui strategi pembelajaran, pengelolaan lingkungan belajar, dan interaksi pedagogis yang mendukung ekspresi kreatif anak. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menelaah jurnal, buku, dan dokumen relevan dari database Scopus, Web of Science, Google Scholar, dan SINTA. Hasil kajian menunjukkan guru berperan penting melalui penyediaan lingkungan belajar yang aman dan stimulatif, penerapan pembelajaran berbasis bermain dan seni, serta pemberian kebebasan berekspresi kepada anak. Sikap guru yang apresiatif dan terbuka terhadap ide anak meningkatkan kemampuan berpikir kreatif. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya pelatihan guru dan pengembangan strategi pembelajaran inovatif untuk optimalisasi kreativitas anak.
Copyrights © 2026