Usaha Batako Berkat Rezeki di Meulaboh merupakan unit usaha kecil menengah yang beroperasi dalam produksi batako pres mesin dengan kapasitas rata-rata 500 unit per hari. Dinamika permintaan pasar, fluktuasi biaya bahan baku, serta persaingan dengan produsen dari luar daerah menjadi tantangan utama yang memengaruhi stabilitas omzet. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran yang diterapkan dalam upaya meningkatkan omzet serta mengidentifikasi posisi produk menggunakan Analisis Boston Consulting Group (BCG). Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi langsung pada proses produksi dan pemasaran, serta dokumentasi aktivitas usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk batako pres mesin menempati posisi Cash Cow karena memiliki permintaan stabil dan menjadi penyumbang terbesar terhadap omzet. Produk paving block dikategorikan sebagai Question Mark karena memiliki peluang pertumbuhan, namun kontribusinya belum signifikan dan sangat bergantung pada proyek konstruksi. Adapun produk lain seperti ventilasi (lobang angin), panel dinding, dan pot semen masuk dalam kategori Dog karena permintaan rendah dan tidak konsisten. Berdasarkan analisis tersebut, strategi pemasaran yang direkomendasikan meliputi optimalisasi promosi digital, penguatan jaringan kerja sama dengan pihak konstruksi, serta peningkatan efisiensi biaya dan produktivitas. Analisis BCG memberikan gambaran prioritas pengembangan produk yang dapat mendukung peningkatan omzet dan keberlanjutan usaha dalam jangka panjang.
Copyrights © 2026