Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat seberapa relevan nilai-nilai Pancasila saat menghadapi kerusakan lingkungan yang disebabkan aktivitas pertambangan batubara di Kalimantan Timur. Masalah utama yang dihadapi termasuk penebangan hutan, pencemaran sungai, hilangnya berbagai jenis hewan dan tumbuhan, serta banjir yang berdampak pada kehidupan di masyarakat secara sosial dan ekonomi. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan kualitatif yang berasal dari beberapa jurnal akademis, laporan lembaga lingkungan, dan mengambil data dari pemerintah tahun 2015 sampai 2025. Model analisis yang dipakai adalah analisis isi untuk melihat hubungan antara kerusakan lingkungan alam dan nilai-nilai Pancasila, terutama sila ketiga (Persatuan Indonesia), sila keempat (Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan), dan sila kelima (Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia). Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa penerapan nilai-nilai ini bisa memperkuat kerjasama sosial, meningkatkan dan melibatkan partisipasi masyarakat dalam pembentukan kebijakan lingkungan, dan mempromosikan keadilan ekologis yang berkelanjutan. Dalam kesimpulannya, Pancasila bisa menjadi dasar moral dan etika dalam membuat kebijakan lingkungan yang adil serta memperhatikan keseimbangan alam. Temuan ini menegaskan betapa pentingnya memasukkan nilai-nilai Pancasila dalam pengelolaan sumber daya alam untuk menjaga keberlanjutan ekosistem yang di jaga dengan baik di negara kita.
Copyrights © 2026