Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi minat terhadap Jabatan Fungsional Pengadaan Barang dan Jasa (JF PBJ) serta dampaknya terhadap kepuasan kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Bontang. Variabel independen dalam penelitian ini mencakup motivasi, kemampuan dan keterampilan, serta pengalaman kerja; dengan minat terhadap JF PBJ sebagai variabel mediasi, dan kepuasan kerja sebagai variabel dependen. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif melalui metode survei, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi, dan kuesioner yang disebarkan kepada 102 responden ASN di lingkungan Pemerintah Kota Bontang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi dan pengalaman kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat ASN untuk menempati JF PBJ, sedangkan kemampuan dan keterampilan tidak memberikan pengaruh langsung. Selain itu, motivasi juga memiliki pengaruh positif terhadap kepuasan kerja, sementara kemampuan dan keterampilan serta pengalaman kerja tidak menunjukkan pengaruh langsung. Minat terhadap JF PBJ terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja ASN dan berperan sebagai variabel mediasi yang kuat antara motivasi, kemampuan, serta pengalaman kerja terhadap kepuasan kerja. Berdasarkan nilai R-Square diketahui bahwa variabel minat terhadap JF PBJ memiliki nilai R-Square sebesar 0,748, yang berarti bahwa 74,8% perubahan minat ASN dapat dijelaskan oleh model penelitian ini,. Sementara itu, variabel kepuasan kerja memperoleh nilai R-Square sebesar 0,791, yang menunjukkan bahwa 79,1% variasi kepuasan kerja ASN dijelaskan oleh model. Temuan ini memberikan implikasi penting dalam pengembangan strategi manajemen sumber daya manusia di sektor pemerintahan, khususnya dalam upaya mendorong ASN untuk berkarier di jabatan fungsional pengadaan barang dan jasa. This study aims to analyze the factors influencing interest in the Functional Position of Procurement of Goods and Services (JF PBJ) and its impact on job satisfaction among State Civil Apparatus (ASN) in Bontang City. The independent variables examined include motivation, ability and skills, and work experience; with interest in JF PBJ as the mediating variable and job satisfaction as the dependent variable. A quantitative approach was employed using a survey method, with data collected through observation, documentation, and questionnaires distributed to 102 ASN respondents within the Bontang City Government. The results indicate that motivation and work experience have a positive and significant influence on interest in the JF PBJ, while ability and skills show no direct effect. Additionally, motivation has a positive effect on job satisfaction, whereas ability and skills, as well as work experience, do not have a direct influence. Interest in the JF PBJ significantly affects job satisfaction and serves as a strong mediating variable between motivation, ability, and work experience on job satisfaction. Based on the R-Square, the variable of interest in JF PBJ has an R-Square value of 0.748, indicating that 74.8% of the variance in interest can be explained by the model. Meanwhile, the job satisfaction variable has an R-Square value of 0.791, meaning that 79.1% of the variation in job satisfaction is explained by the model, with the by other external factors. These findings provide important implications for the development of human resource management strategies in the public sector, particularly in encouraging civil servants to pursue careers in the functional position of procurement of goods and services.
Copyrights © 2025