Penelitian ini mengevaluasi efektivitas ultrasonic mist maker sebagai evaporative cooler dalam mengatur distribusi kelembapan pada salah satu greenhouse Hidroponik Farm Lamongan. Pengukuran kelembapan dilakukan pada 36 titik grid (dimensi 3 × 12 m) dengan hygrometer UNI-T UT333 pada kondisis sebelum dan setelah pengoperasian mist maker ultrasonik selama 20 menit. Data diolah menggunan perangkat lunak Surfer untuk menghasilkan peta kontur dan sebaran homogenitas distribusi kelembapan pada 6 rentang (F1-F6). Hasil menunjukkan bahwa sebelum mist maker dioperasikan, RH berkisar antara 42–58%, dengan distribusi didominasi kategori relatif kering (F2) sebesar 21,56% dan kategori aman (F3) sebesar 78,44%, tanpa area pada kategori ideal (F4). Setelah pengoperasian, rentang kelembapan naik menjadi 60-70 % dengan kategori F2 tidak lagi tercatat (0%), F3 meningkat menjadi 97,13% dan F4 mencakup 2,87% luas greenhouse. Meskipun menunjukan pola positif dalam peningkatan kelembapan, distribusi kelembapan yang dicapai masil belum sepenuhnya ideal. Hal ini menunjukkan perlunya optimalisasi melalui penelitian
Copyrights © 2025