E-Jurnal Manajemen
Vol. 14 No. 7 (2025)

PENGARUH RISIKO KREDIT, LIKUIDITAS, DAN PERMODALAN TERHADAP FINANCIAL DISTRESS

Ni Luh Putu Sopy Devina Putri (Universitas Udayana)
Ni Luh Putu Wiagustini (Universitas Udayana)



Article Info

Publish Date
09 Aug 2025

Abstract

Financial distress merupakan kondisi perusahaan mengalami kesulitan keuangan yang dapat menganggu keberlangsungan operasionalnya. Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor internal maupun ekternal seperti penurunan pendapatan, peningkatan beban utang, dan ketidakefisienan dalam pengelolaan sumber daya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh risiko kredit, likuiditas, dan permodalan terhadap financial distress. Populasi penelitian ini adalah perusahaan subsektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2023. Penentuan sampel penelitian ini menggunakan metode non probability sampling melalui pendekatan purposive sampling dengan kriteria perusahaan subsektor perbankan yang termasuk perbankan konvensional selama periode 2019-2023, jumlah sampel sebanyak 42 perusahaan. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan Analisis Regresi Logistik dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa risiko kredit berpengaruh positif dan signifikan terhadap financial distress, sedangkan likuiditas dan permodalan tidak berpengaruh terhadap financial distress karena manajemen perusahaan mampu mengelola kecukupan modal dan mengatasi masalah likuiditas dengan baik. Implikasi dari penelitian ini diharapkan manajemen perbankan mampu mengelola risiko kredit dengan baik, serta menjadi acuan bagi para investor dalam mengambil keputusan untuk berinvestasi.   Financial distress is a condition where a company experiences financial difficulties that can disrupt its operational continuity. This condition can be caused by various internal and external factors such as decreased income, increased debt burden, and inefficiency in resource management. This study aims to analyze the effect of credit risk, liquidity, and capital on financial distress. The population of this study is banking sub-sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2019-2023 period. The determination of the research sample uses a non-probability sampling method through a purposive sampling approach with the criteria of banking sub-sector companies that include conventional banking during the 2019-2023 period, the number of samples is 42 companies. The data analysis technique in this study uses Logistic Regression Analysis with the help of SPSS. The results of this study indicate that Credit Risk has a positive and significant effect on financial distress, while Liquidity and Capital do not affect financial distress because company management is able to manage capital adequacy and overcome liquidity problems well. The implication of this study is that banking management is expected to be able to manage credit risk well, and become a reference for investors in making decisions to invest.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

manajemen

Publisher

Subject

Decision Sciences, Operations Research & Management Economics, Econometrics & Finance

Description

E-Jurnal Manajemen (e-ISSN 2302-8912) adalah jurnal ilmiah elektronik yang diterbitkan secara online setiap bulan (dua belas kali setahun). Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pengetahuan ilmiah dan menjadi wadah bagi akademisi, mahasiswa, praktisi, dan sarjana di bidang manajemen untuk ...