cover
Contact Name
-
Contact Email
ejmanajemen@unud.ac.id
Phone
+6289677151782
Journal Mail Official
ejmanajemen@unud.ac.id
Editorial Address
Ruang Jurnal Ilmiah, Gedung BJ Lantai 3, Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana, Jln. P. B. Sudirman Denpasar, Bali, Indonesia Kode pos: 80234
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
E-Jurnal Manajemen
Published by Universitas Udayana
ISSN : -     EISSN : 23028912     DOI : -
Core Subject : Economy, Science,
E-Jurnal Manajemen (e-ISSN 2302-8912) adalah jurnal ilmiah elektronik yang diterbitkan secara online setiap bulan (dua belas kali setahun). Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pengetahuan ilmiah dan menjadi wadah bagi akademisi, mahasiswa, praktisi, dan sarjana di bidang manajemen untuk berbagi dan menyebarluaskan temuan penelitian dan kajian ilmiah. Program Studi Manajemen menerbitkan jurnal ini dengan dukungan Asosiasi Program Studi Manajemen dan Bisnis Indonesia (APSMBI) dan Perhimpunan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI), Cabang Bali. E-Jurnal Manajemen menerima naskah di bidang manajemen, mencakup berbagai aspek, baik penelitian empiris maupun kajian teoritis, yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya dan tidak akan dipublikasikan di media lain. Ruang lingkup topik yang dibahas dalam jurnal ini meliputi: Manajemen Sumber Daya Manusia Manajemen Keuangan Manajemen Pemasaran Manajemen Operasi Manajemen Strategis Manajemen Perubahan Manajemen Pengetahuan Manajemen Bakat Studi Bisnis Islam Bisnis Digital Bisnis Internasional Kewirausahaan Perilaku Organisasi Pasar Modal Jurnal ini menyediakan platform terkemuka untuk penyebaran pengetahuan ilmiah dan pertukaran ide di antara para sarjana dan profesional di bidang manajemen.
Articles 40 Documents
PENGARUH STRUKTUR MODAL, PROFITABILITAS, DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN SUB SEKTOR FOOD AND BEVERAGES Ni Kadek Lili Handayani; Henny Rahyuda
E-Jurnal Manajemen Vol. 14 No. 7 (2025)
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/EJMUNUD.2025.v14.i7.p01

Abstract

Tujuan utama perusahaan adalah meningkatkan nilai perusahaan, yang dapat dicapai melalui kenaikan harga saham. Harga saham yang tinggi mencerminkan tingkat kepercayaan pasar yang lebih besar terhadap kinerja dan prospek perusahaan di masa depan. Oleh karena itu, manajer keuangan perlu memahami berbagai faktor yang memengaruhi nilai perusahaan agar dapat mengoptimalkannya dan memberikan kesejahteraan bagi para pemegang saham. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh struktur modal, profitabilitas, dan ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan sub-sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019–2023. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling, dari 24 perusahaan dalam populasi, diperoleh 15 perusahaan sebagai sampel penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi nonpartisipan terhadap laporan keuangan yang dipublikasikan di situs resmi BEI. Hasil analisis menggunakan SPSS versi 25 menunjukkan Struktur modal berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan, Profitabilitas berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan dan Ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Hasil penelitian ini secara praktis dapat memberikan masukan serta informasi tambahan untuk meningkatkan nilai perusahaan dan bagi investor disarankan untuk memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi nilai perusahaan untuk mengurangi risiko kesalahan dalam berinvestasi di pasar modal.   The main objective of company is increase value of company, which can be achieved through increasing stock prices. High stock prices reflect greater level of market confidence in company's performance and future prospects. Therefore, financial managers need to understand various factors that influence company value order to optimize and provide welfare for shareholders. This study aims to the effect of capital structure, profitability, and company size on company value. The population in study were food and beverage sub-sector companies listed on Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2019–2023 period. The sampling technique used the purposive sampling method, of the 24 companies population, 15 companies were obtained as research samples. Data collection was carried out using non-participant observation method of financial reports published on official IDX website. The results of analysis using SPSS version 25 showed that Capital structure had positive effect on company value, Profitability had positive effect on company value and Company size had no effect on company value. The results of this study can practically provide input and additional information to increase company's value and investors are advised to pay attention to factors that influence company's value to reduce the risk of errors in investing in capital market.
PERAN WORK LIFE BALANCE MEMEDIASI PENGARUH BEBAN KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA Ni Putu Dinda Febriyanti; I Gusti Bagus Honor Satrya
E-Jurnal Manajemen Vol. 14 No. 7 (2025)
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/EJMUNUD.2025.v14.i7.p02

Abstract

Menurunnya target pencapain karyawan karena beban kerja yang terlalu berat dan ketidakseimbangan kehidupan pribadi dan kehidupan pekerjaan mengakibatkan adanya indikasi rendahnya kepuasan kerja karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menjelaskan pengaruh beban kerja terhadap kepuasan kerja dengan work life balance sebagai variabel mediasi pada Account Executives di XL Center Sunset Road. Populasi pada penelitian ini merupakan seluruh karyawan XL Center Sunset Road dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang dari Account Executives. Metode pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan metode pengumpulan data berupa kuesioner. Penelitian ini menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan analisis statistis inferensial menggunakan Partial Least Squares (PLS). Hasil analisis menunjukkan beban kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja, work life balance berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, beban kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap work life balance. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa work life balance mampu memediasi secara penuh pengaruh beban kerja terhadap kepuasan kerja. Implikasi teoritis penelitian ini adalah memperkuat social exchange theory dalam menjelaskan perilaku kepuasan kerja. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah menjadi l&asan strategis yang kuat untuk merancang manajemen sumber daya manusia yang efektif bagi manajemen XL Center Sunset Road.   The decline in employee achievement targets due to excessive workload and work-life imbalance indicates low job satisfaction. This study examines the effect of workload on job satisfaction with work-life balance as a mediating variable among Account Executives at XL Center Sunset Road. A sample of 30 Account Executives was selected using purposive sampling, and data was collected through a questionnaire. Descriptive and inferential statistical analyses were conducted using Partial Least Squares (PLS). The results show that workload has no significant effect on job satisfaction, work life balance has a positive and significant effect on job satisfaction, workload has a negative and significant effect on work life balance. The results of the study also show that work life balance is able to fully mediate the effect of workload on job satisfaction. This study strengthens social exchange theory in explaining job satisfaction behavior and provides a strategic foundation for designing effective human resource management. The findings offer insights for XL Center Sunset Road management to improve employee job satisfaction and work-life balance, ultimately enhancing organizational performance. By underst&ing the fully mediating role of work-life balance, management can develop targeted strategies to mitigate the negative effects of workload and promote a healthier work environment.
PENGARUH EARNING PER SHARE, PROFITABILITAS, DAN LIKUIDITAS TERHADAP HARGA SAHAM PERUSAHAAN PROPERTY DAN REAL ESTATE DI BEI Putu Agus Vebi Permana; Ni Putu Ayu Darmayanti; Nyoman Triaryati
E-Jurnal Manajemen Vol. 14 No. 7 (2025)
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/EJMUNUD.2025.v14.i7.p03

Abstract

Harga saham bagi perusahaan di pasar modal sangat penting karena menjadi ukuran utama kesuksesan dan efisiensi perusahaan. Peneliti menemukan fenomena yang harga saham yang berfluktuasi pada perusahaan property dan real estate yang disebabkan oleh faktor internal dan faktor eksternal. Tujuannya untuk menganalisa pengaruh laba per saham (EPS), profitabilitas, dan likuiditas terhadap harga saham. Regresi linier berganda merupakan pendekatan analitis yang digunakan peneliti. Data yang digunakan adalah data sekunder dengan perolehan data dari perusahaan real estate dan properti yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pengaksesan data tersebut melalui situs web www.idx.co.id dan mencakup periode tahun 2021 hingga 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga saham perusahaan real estate dan properti Indonesia yang terdaftar di BEI menunjukkan pengaruh positif dan signifikan dari laba per saham (EPS).  Antara tahun 2021 dan 2023, temuan menunjukkan bahwa profitabilitas memiliki dampak yang signifikan dan negatif terhadap harga saham perusahaan properti yang terdaftar di BEI selama periode tersebut. Selain itu, penelitian mengenai likuiditas menunjukkan bahwa harga saham perusahaan properti yang terdaftar di BEI dari tahun 2021 hingga 2023 menunjukkan dampak yang positif.   In the capital market, stock prices hold significant importance for businesses, serving as the primary indicator of performance and efficiency. Researchers found a unique event that happens when stock prices in real estate and property companies change because of different internal and external causes. The main goal of this study is to find out how earnings per share, revenue, and liquidity all affect stock prices. The analytical approach employed is multiple linear regression. This study utilises secondary data, specifically information released by Property and Real Estate Companies listed on the IDX, available on the website www.idx.co.id from 2021 to 2023. This study reveals that earnings per share (EPS) positively and significantly influences the stock prices of property and real estate sub-sector companies on the Indonesia Stock Exchange from 2021 to 2023. Conversely, profitability demonstrates a negative and significant impact on these stock prices during the same period. Additionally, research on liquidity indicates a positive effect on the stock prices of property and real estate sub-sector companies on the IDX for the years 2021 to 2023.
PERAN KNOWLEDGE SHARING MEMEDIASI PENGARUH TRANSFORMATIONAL LEADERSHIP TERHADAP INNOVATIVE WORK BEHAVIOR Luh Komang Regina Kaniyaswari; I Made Artha Wibawa
E-Jurnal Manajemen Vol. 14 No. 7 (2025)
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/EJMUNUD.2025.v14.i7.p04

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berkontribusi besar terhadap perekonomian daerah, terutama dalam menciptakan lapangan kerja dan pemerataan pendapatan. Data Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali Tahun 2023 menunjukkan bahwa Kabupaten Badung mengalami penurunan jumlah UMKM, meskipun pemerintah aktif mendukung program inovasi namun fakta di lapangan menunjukkan adanya kesenjangan praktik knowledge sharing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh knowledge sharing dan transformational  leadership terhadap innovative work behavior pada UMKM sektor perdagangan di Kabupaten Badung. Populasi penelitian terdiri dari karyawan UMKM sektor perdagangan dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha (KBLI) 96990 Aktivitas Jasa Perorangan di Kecamatan Kuta Utara. Sampel ditentukan dengan metode purposive sampling, berjumlah 175 responden. Teknik analisis yang digunakan meliputi regresi berganda, uji asumsi klasik, path analysis, uji Sobel, dan VAF. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformational leadership berpengaruh positif dan signifikan terhadap innovative work behavior, baik secara langsung maupun melalui knowledge sharing sebagai variabel mediasi. Artinya, kepemimpinan transformasional dapat mendorong budaya berbagi pengetahuan yang pada akhirnya meningkatkan perilaku inovatif dalam bekerja. Implikasi penelitian ini dapat digunakan oleh UMKM sektor perdagangan di Kabupaten Badung dalam mengembangkan strategi manajemen yang berfokus pada kepemimpinan dan berbagi pengetahuan untuk meningkatkan inovasi kerja, daya saing, dan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.   Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a vital role in the regional economy by generating employment and supporting income distribution. Despite the government's continuous efforts to promote innovation, data from the Bali Province Office of Cooperatives and SMEs in 2023 reveals a decline in the number of MSMEs in Badung Regency. This indicates a gap in effective knowledge-sharing practices among MSMEs, especially in the trade sector. This study aims to examine the influence of knowledge sharing and transformational leadership on innovative work behavior in MSMEs located in North Kuta District, specifically those under the Standard Business Classification (KBLI) 96990 – Individual Service Activities. A purposive sampling method was used to select 175 respondents. Analytical methods employed include multiple regression, classical assumption testing, path analysis, sobel test, and Variance Accounted For (VAF). The findings show that transformational leadership positively influences innovative work behavior, both directly and through knowledge sharing as a mediating factor.
PERAN BRAND EXPERIENCE MEMEDIASI PENGARUH SENSORY MARKETING TERHADAP REPURCHASE INTENTION Alexander Andrew Tamin; Agung Artha Kusuma
E-Jurnal Manajemen Vol. 14 No. 7 (2025)
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/EJMUNUD.2025.v14.i7.p06

Abstract

Meningkatnya tren konsumsi kopi di kalangan generasi muda mendorong pentingnya strategi pemasaran yang imersif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sensory marketing terhadap repurchase intention secara langsung maupun tidak langsung melalui brand experience sebagai mediator. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan kuesioner yang dibagikan kepada 115 pelanggan Fore Coffee di Kota Denpasar. Data dianalisis dengan regresi jalur dan uji mediasi menggunakan Hayes Process Model 4. Hasil menunjukkan bahwa sensory marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap repurchase intention (β = 0,272; p < 0,001) dan brand experience (β = 0,580; p < 0,001). Brand experience juga berpengaruh signifikan terhadap repurchase intention (β = 0,606; p < 0,001) dan memediasi hubungan tersebut secara parsial (indirect effect = 0,351). Temuan ini mendukung kerangka Stimulus–Organism–Response (SOR) serta menegaskan pentingnya pengalaman merek dalam memperkuat loyalitas konsumen. Implikasi praktisnya, Fore Coffee perlu mengoptimalkan elemen  sensorik yang paling kuat dirasakan pelanggan, terutama aspek visual dan aroma, yang secara deskriptif dinilai memberikan pengalaman paling menonjol dalam mendukung keterikatan emosional dan mendorong pembelian ulang.   The growing trend of coffee consumption among younger consumers highlights the importance of immersive marketing strategies. This study aims to examine the effect of sensory marketing on repurchase intention, both directly and indirectly through brand experience as a mediator. A quantitative method was employed by distributing questionnaires to 115 Fore Coffee customers in Denpasar. Data were analyzed using path regression and mediation testing with Hayes Process Model 4. The results show that sensory marketing significantly influences repurchase intention (β = 0.272; p < 0.001) and brand experience (β = 0.580; p < 0.001). Brand experience also significantly affects repurchase intention (β = 0.606; p < 0.001) and partially mediates the relationship (indirect effect = 0.351). These findings support the Stimulus–Organism–Response (SOR) framework and emphasize the role of brand experience in driving consumer loyalty. The practical implication suggests that Fore Coffee should enhance the most impactful sensory elements perceived by customers, particularly visual and olfactory aspects which, based on descriptive analysis, provide the most prominent experiences in strengthening emotional attachment and encouraging repeat purchases.
PENGARUH RISIKO KREDIT, LIKUIDITAS, DAN PERMODALAN TERHADAP FINANCIAL DISTRESS Ni Luh Putu Sopy Devina Putri; Ni Luh Putu Wiagustini
E-Jurnal Manajemen Vol. 14 No. 7 (2025)
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/EJMUNUD.2025.v14.i7.p05

Abstract

Financial distress merupakan kondisi perusahaan mengalami kesulitan keuangan yang dapat menganggu keberlangsungan operasionalnya. Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor internal maupun ekternal seperti penurunan pendapatan, peningkatan beban utang, dan ketidakefisienan dalam pengelolaan sumber daya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh risiko kredit, likuiditas, dan permodalan terhadap financial distress. Populasi penelitian ini adalah perusahaan subsektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2023. Penentuan sampel penelitian ini menggunakan metode non probability sampling melalui pendekatan purposive sampling dengan kriteria perusahaan subsektor perbankan yang termasuk perbankan konvensional selama periode 2019-2023, jumlah sampel sebanyak 42 perusahaan. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan Analisis Regresi Logistik dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa risiko kredit berpengaruh positif dan signifikan terhadap financial distress, sedangkan likuiditas dan permodalan tidak berpengaruh terhadap financial distress karena manajemen perusahaan mampu mengelola kecukupan modal dan mengatasi masalah likuiditas dengan baik. Implikasi dari penelitian ini diharapkan manajemen perbankan mampu mengelola risiko kredit dengan baik, serta menjadi acuan bagi para investor dalam mengambil keputusan untuk berinvestasi.   Financial distress is a condition where a company experiences financial difficulties that can disrupt its operational continuity. This condition can be caused by various internal and external factors such as decreased income, increased debt burden, and inefficiency in resource management. This study aims to analyze the effect of credit risk, liquidity, and capital on financial distress. The population of this study is banking sub-sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2019-2023 period. The determination of the research sample uses a non-probability sampling method through a purposive sampling approach with the criteria of banking sub-sector companies that include conventional banking during the 2019-2023 period, the number of samples is 42 companies. The data analysis technique in this study uses Logistic Regression Analysis with the help of SPSS. The results of this study indicate that Credit Risk has a positive and significant effect on financial distress, while Liquidity and Capital do not affect financial distress because company management is able to manage capital adequacy and overcome liquidity problems well. The implication of this study is that banking management is expected to be able to manage credit risk well, and become a reference for investors in making decisions to invest.
PENGARUH BEBAN KERJA TERHADAP PERILAKU CYBERLOAFING KARYAWAN YANG DI MEDIASI OLEH STRES KERJA Ni Putu Esa Ade Liana Putri; I Gede Riana
E-Jurnal Manajemen Vol. 14 No. 8 (2025)
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/EJMUNUD.2025.v14.i8.p01

Abstract

Kemajuan teknologi di lingkungan kerja membawa manfaat sekaligus tantangan baru, salah satunya adalah perilaku cyberloafing, yakni penggunaan internet untuk kepentingan pribadi selama jam kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh beban kerja terhadap perilaku cyberloafing dengan stres kerja sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif, serta teknik pengumpulan data melalui survei kuesioner terhadap 57 karyawan di Pemerintah Desa Mengwitani dan Kekeran. Analisis data dilakukan dengan metode path analysis menggunakan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja berpengaruh positif terhadap perilaku cyberloafing, di mana peningkatan beban kerja cenderung mendorong karyawan melakukan cyberloafing sebagai bentuk distraksi. Selain itu, beban kerja terbukti berpengaruh positif terhadap peningkatan stres kerja. Stres kerja yang tinggi berkontribusi secara signifikan terhadap meningkatnya perilaku cyberloafing. Dengan demikian, stres kerja berperan sebagai variabel mediasi dalam hubungan antara beban kerja dan perilaku cyberloafing. Temuan ini menegaskan pentingnya manajemen beban kerja yang efektif serta strategi pengelolaan stres untuk menekan tingkat cyberloafing di lingkungan kerja. Implikasi praktis dari penelitian ini menunjukkan bahwa kebijakan organisasi yang berfokus pada kesejahteraan karyawan dapat berkontribusi pada peningkatan produktivitas dan efisiensi kerja.   Technological advances in workplace bring new benefits and challenges, one which is cyberloafing behavior, namely the use of the internet for personal interests during working hours. This study aims to examine the effect workload on cyberloafing behavior with work stress as a mediating variable. This study uses a quantitative approach with an associative design, and data collection techniques through questionnaire survey of 57 employees in the Mengwitani and Kekeran Village Governments. Data analysis was carried out using the path analysis method using SPSS software. The results of study indicate that workload has  positive effect on cyberloafing behavior, where increasing workload tends to encourage employees to cyberloaf as a form of distraction. In addition, workload has been shown to have a positive effect on increasing work stress. High work stress significantly contributes to increasing cyberloafing behavior. Thus, work stress acts as a mediating variable in the relationship between workload and cyberloafing behavior. These findings emphasize the importance of effective workload management and stress management strategies to reduce the level of cyberloafing in the workplace. The practical implications of this study indicate that organizational policies that focus on employee well-being can contribute to increased productivity and work efficiency.
PENGARUH WORK LIFE BALANCE TERHADAP KOMITMEN ORGANISASIONAL DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL MEDIASI Tania Audria Meisy; Made Surya Putra
E-Jurnal Manajemen Vol. 14 No. 8 (2025)
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/EJMUNUD.2025.v14.i8.p02

Abstract

Keberhasilan perusahaan sangat bergantung pada kontribusi sumber daya manusia terutama pada faktor komitmen organisasional karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh work life balance terhadap komitmen organisasional dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Penelitian dilakukan di Fish Streat Bali dengan jumlah populasi sebesar 33 orang, yang seluruhnya dijadikan responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan dengan metode Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa work life balance berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasional, serta terhadap kepuasan kerja. Kepuasan kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasional. Dalam hubungan mediasi, kepuasan kerja terbukti memediasi secara parsial pengaruh work life balance terhadap komitmen organisasional. Implikasi teoritis penelitian ini sejalan dengan penelitian terdahulu yaitu apabila karyawan merasa diperlakukan baik oleh perusahaan maka karyawan akan puas dengan pekerjaannya dan komitmen organisasional karyawan akan meningkat sehingga karyawan akan membalas dengan sikap positif terhadap perusahaan. Secara praktis, hasil penelitian ini dapat digunakan oleh perusahaan untuk meningkatkan komitmen organisasional karyawan, misalnya dengan menerapkan jam kerja yang sesuai agar karyawan puas dengan pekerjaannya serta diharapkan dapat memberikan gaji yang sesuai agar kepuasan kerja mereka meningkat maka komitmen organisasional karyawan terhadap perusahaan juga akan meningkat.   The success of a company highly depends on the contribution of human resources especially on the factor of employees’ organizational commitment. This study aims to explain the influence of work life balance on organizational commitment with job satisfaction as a mediating variable. The research was conducted at Fish Streat Bali with a total population of 33 employees, all of whom participated as respondents. Data was collected using a questionnaire and data analysis was carried out using Structural Equation Modeling based on Partial Least Square (SEM-PLS). The results showed that work life balance has a positive and significant effect on organizational commitment, and also a positive and significant effect on job satisfaction. Job satisfaction has a positive and significant effect on organizational commitment. Job satisfaction partially mediates the influence of work life balance on organizational commitment. The theoretical implication of this study aligns with previous research when employees feel well-treated by the company, they are more likely to feel satisfied with their job and become more committed to the organization. Practically, this research can be used by companies to improve employee commitment by implementing fair working hours and providing appropriate amount of salaries, thereby increasing job satisfaction and organizational commitment.
ANALISIS PENGARUH DIGITAL MARKETING, KUALITAS LAYANAN, DAN WORD OF MOUTH TERHADAP PENINGKATAN BRAND AWARENESS DI KONEK MARKET Maria Priska Minda; Ni Komang Prasiani; I Made Satrya Ramayu
E-Jurnal Manajemen Vol. 14 No. 8 (2025)
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/EJMUNUD.2025.v14.i8.p03

Abstract

Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk menganalisi pengaruh digital marketing, kualitas layanan, dan word of mouth terhadap peningkatan brand awareness di Konek Market. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 85 responden yang adalah pengguna aktif Konek Market selama 4 bulan (September 2024-Januari 2025). Teknik yang digunakam dalam pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Teknik pengumpulan data yaitu dengan menggunakan kuesioner, dan teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukan  bahwa secara parsial, digital marketing tidak berpengaruh signifikan terhadap peningkatan brand awareness di Konek Market. Sebaliknya, kualitas layanan dan word of mouth berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan brand awareness di Konek Market. Word of mouth merupakan variabel yang memiliki pengaruh paling penting dalam membentuk brand awareness pengguna aktif Konek Market. Secara simultan, digital marketing, kualitas layanan, dan word of mouth memiliki pengaruh positif signifikan terhadap brand awareness, dengan nilai Adjusted R Square yaitu 0,339, yang berarti bahwa 33,9 persen brand awareness dapat dijelaskan oleh ketiga variabel independen tersebut, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian ini.   The purpose of this research is to analyze the effect of digital marketing, service quality, and word of mouth on increasing brand awareness at Konek Market. This study used a sample of 85 respondents who were active users of Konek Market for 4 months (September 2024-January 2025). The technique used in sampling is purposive sampling. This research uses quantitative methods. The data collection technique is by using a questionnaire, and the data analysis technique used is multiple linear regression. The results showed that partially, digital marketing had no significant effect on increasing brand awareness at Konek Market. In contrast, service quality and word of mouth have a positive and significant effect on increasing brand awareness at Konek Market. Word of mouth is the variable that has the most important influence in shaping the brand awareness of active Konek Market users. Simultaneously, digital marketing, service quality, and word of mouth have a significant positive effect on brand awareness, with an Adjusted R Square value of 0.339, which means that 33.9% of brand awareness can be explained by the three independent variables, while the rest is influenced by other factors outside this research model.
STUDI EVALUATIF ATAS KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN ASURANSI PT LIPPO GENERAL INSURANCE TBK DENGAN PENDEKATAN EARLY WARNING SYSTEM Andri Tiansyah; Ita Rahmawati
E-Jurnal Manajemen Vol. 14 No. 8 (2025)
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/EJMUNUD.2025.v14.i8.p04

Abstract

Asuransi merupakan lembaga keuangan non-bank yang bergerak di bidang jasa dan berperan penting dalam mengantisipasi risiko melalui perlindungan finansial. Di tengah perlambatan pertumbuhan ekonomi nasional, industri asuransi jiwa tetap mencatat pertumbuhan positif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan PT Lippo General Insurance Tbk selama periode 2019–2023 menggunakan pendekatan Early Warning System yang mencakup rasio solvabilitas, profitabilitas, likuiditas, stabilitas premi, dan rasio teknikal. Sampel dipilih berdasarkan ketersediaan laporan keuangan tahunan yang disusun dalam satuan rupiah selama periode tersebut. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan menggunakan rasio-rasio keuangan untuk menilai kinerja perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat solvabilitas menurun signifikan dengan rasio solvency margin hanya mencapai 28 persen pada Tahun 2023, jauh di bawah standar minimum yang direkomendasikan. Dari sisi profitabilitas, rasio underwriting turun hingga 5 persen, mencerminkan rendahnya efisiensi dalam menghasilkan keuntungan dari premi. Rasio likuiditas tercatat 19 persen, mengindikasikan potensi kendala dalam memenuhi kewajiban jangka pendek. Pendapatan premi mengalami penurunan tajam sebesar -42 persen pada 2021, dan rasio kewajiban teknis menurun ke 65 persen di 2023, menunjukkan kurang optimalnya cadangan dalam menutup kewajiban masa depan. Hasil ini menjadi acuan evaluasi kinerja sesuai peraturan OJK.   Insurance is a non-bank financial institution that plays an important role in managing risk through financial protection. Amid slowing national economic growth, the life insurance industry continues to show positive development. This study analyzes the financial performance of PT Lippo General Insurance Tbk from 2019 to 2023 using the Early Warning System approach, which includes solvency, profitability, liquidity, premium stability, and technical ratios. The sample was selected based on the availability of annual financial reports in rupiah. Descriptive analysis using financial ratios was conducted to evaluate performance. The results show a significant decline in solvency, with the solvency margin ratio at only 28 percent in 2023—far below the recommended minimum. Profitability also weakened, as the underwriting ratio dropped to 5 percent, showing inefficiency in generating premium-based profits. The liquidity ratio stood at 19 percent, suggesting difficulties in meeting short-term obligations. Premium income dropped sharply by 42 percent in 2021, and the technical liability ratio fell to 65 percent in 2023, indicating suboptimal reserves for future claims. These findings can serve as a reference for evaluating financial performance according to OJK regulations.

Page 1 of 4 | Total Record : 40