Kondisi perbankan Indonesia menghadapi tantangan berupa penurunan stabilitas dan kesehatan bank yang disebabkan oleh meningkatnya tekanan risiko pada kelompok bank-bank menengah. Berbagai tekanan risiko dalam usaha bank dapat menyebabkan bank mengalami kondisi financial distress yang berpotensi mengarah pada kebangkrutan. Salah satu pendekatan yang digunakan untuk menganalisis potensi kebangkrutan bank adalah model Altman modifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh profil risiko, yaitu risiko kredit, risiko pasar dan risiko likuiditas terhadap financial distress. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif berbentuk asosiatif. Populasi penelitian adalah bank umum yang tergolong KBMI 2 dan 3 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama tahun 2021-2023. Teknik sampling yang digunakan adalah sampling jenuh, sehingga diperoleh sampel penelitian sebanyak 18 perusahaan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda data panel dengan bantuan program EViews 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko kredit tidak berpengaruh signifikan terhadap financial distress. Namun, risiko pasar berpengaruh negatif terhadap financial distress dan risiko likuiditas berpengaruh positif terhadap financial distress. Penelitian ini berkontribusi dalam bukti kajian empiris teori dan praktik manajemen risiko pada perbankan. The Indonesian banking system, especially mid-sized banks, is facing challenges due to rising risk pressures impacting their financial stability. Various risk can lead to financial distress until bank bankruptcy. The approach used to analyze the potential bankcruptcy of bank is the Modified Altman Model. This study aims to analyze the influence of credit risk, market risk, and liquidity risk on financial distress. This research is quantitative associative study. The population consists of commercial banks classified KBMI 2 and 3, listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the observation period of 2021-2023, that result research sample of 18 companies. The data analysis technique used is panel data multiple linear regression analysis with the help of the EViews 13 program. The findings indicate that credit risk has no significant effect on financial distress, while market risk has a negative effect, and liquidity risk has a positive effect. This study contributes to empirical research on theory and risk management practices in the banking sector.
Copyrights © 2025