Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh modal dan tenaga kerja terhadap pendapatan petani sayur di Kelurahan Pattapang Kecamatan Tinggimoncong Kabupaten Gowa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linier berganda untuk menguji hubungan antara variabel bebas yaitu modal dan tenaga terhadap variabel terikat yaitu pendapatan petani. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petani sayur yang aktif berproduksi di Kelurahan Pattapang. Sampel penelitian ditentukan menggunakan rumus slovin dengan tingkat kesalahan (e) sebesar 10% sehingga diperoleh jumlah sampel sebanyak 50 responden. Data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner yang terdiri dari pertanyaan tertutup dan terbuka mengenai jumlah modal yang digunakan, jumlah tenaga kerja yang dilibatkan, serta rata-rata pendapatan yang diperoleh per musim tanam. Hasil analisis data menunjukkan bahwa modal memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap pendapatan petani, sedangkan tenaga kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan petani sayur. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun modal penting dalam proses produksi, efektivitas dan ketersediaan tenaga kerja memberikan kontribusi yang lebih signifikan terhadap peningkatan pendapatan petani sayur di wilayah tersebut. Oleh karena itu, peningkatan kualitas dan kuantitas tenaga kerja dapat menjadi strategi yang lebih efektif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi petani
Copyrights © 2026