Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan kinerja keuangan Bank BPD DKI dan Bank BPD Bali selama periode 2020–2024 menggunakan Return on Assets (ROA) sebagai indikator profitabilitas untuk menilai efektivitas penggunaan aset dalam menghasilkan laba bersih. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan perbandingan antarbank, menggunakan data laba bersih dan total aset dari laporan keuangan tahunan kedua bank. ROA dihitung dengan rumus ROA=Laba Bersih/Total Asset x 100%, dan dianalisis berdasarkan kategori kinerja (Fair, Good, Excellent, Unhealthy). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata ROA Bank BPD DKI sebesar 1,06% dengan kategori Fair, mengalami tren naik dari 0,92% (2020) ke 1,29% (2023) lalu turun menjadi 0,86% (2024), menunjukkan efisiensi aset yang fluktuatif. Sementara itu, Bank BPD Bali memiliki rata-rata ROA 2,04% dengan kategori Excellent, dengan tren stabil dan meningkat dari 2,00% (2020) menjadi 2,29% (2024), menunjukkan pemanfaatan aset yang lebih efisien dan profitabilitas yang konsisten. Kesimpulannya, meskipun Bank BPD DKI memiliki aset lebih besar, Bank BPD Bali lebih unggul dalam memaksimalkan laba dari setiap unit aset sehingga kinerjanya lebih sehat dan optimal.
Copyrights © 2026