Transformasi perpustakaan menuju perpustakaan modern menuntut penguatan sistem manajemen internal, termasuk manajemen keuangan. Teknologi informasi memberikan peluang bagi perpustakaan untuk mengelola anggaran secara lebih efektif, efisien, dan akuntabel. Artikel ini membahas penerapan manajemen keuangan berbasis teknologi di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sidoarjo, kebutuhan penguatan kompetensi sumber daya manusia, serta solusi berupa sistem digital dalam proses pencatatan, penganggaran, dan pelaporan keuangan. Perpustakaan modern menuntut penerapan teknologi dalam seluruh aspek layanan, termasuk dalam manajemen keuangan. Pengelolaan keuangan yang akuntabel dan transparan menjadi kebutuhan penting bagi perpustakaan sebagai lembaga layanan publik. Artikel ini bertujuan menganalisis pentingnya penerapan manajemen keuangan berbasis teknologi pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sidoarjo, serta menawarkan pendekatan implementasi yang dapat digunakan untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan transparansi pengelolaan anggaran. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui analisis literatur dan studi lapangan pada kondisi pengelolaan keuangan instansi. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi keuangan digital, pelatihan SDM, serta penerapan dashboard monitoring menjadi strategi utama dalam mewujudkan perpustakaan modern. Hasil analisis menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi dapat meningkatkan transparansi dan kualitas pelayanan publik pada perpustakaan modern. Artikel ini merekomendasikan implementasi sistem keuangan berbasis teknologi yang terintegrasi agar perpustakaan mampu memberikan layanan publik yang lebih profesional, efisien, dan akuntabel.
Copyrights © 2025