Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan implementasi pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) yang mengintegrasikan Civic Knowledge, Civic Skills, dan Civic Disposition pada siswa usia Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI) di tengah tantangan dan peluang era digital.Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan tujuan untuk menganalisis secara mendalam proses implementasi pembelajaran PKn. Pendekatan ini dipilih karena fokus penelitian adalah pada interpretasi proses, makna, dan tantangan yang dialami guru dan siswa dalam konteks pembelajaran di era digital.Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran di era digital bervariasi tingkat keberhasilannya. Implementasi Civic Knowledge menjadi yang paling efektif melalui pemanfaatan media digital interaktif seperti video dan kuis, dengan rata-rata nilai tes siswa yang tinggi. Sementara itu, pengembangan Civic Skills melalui proyek partisipatif digital berhasil meningkatkan keterampilan kolaborasi. Namun, tantangan utama terletak pada penanaman Civic Disposition dan etika digital, yang ditunjukkan dengan rendahnya konsistensi perilaku etis siswa di ruang daring meskipun menunjukkan toleransi dalam diskusi tatap muka.Penelitian ini adalah bahwa implementasi ketiga dimensi kompetensi Civic telah dilakukan, dengan Civic Knowledge terimplementasi paling efektif, Civic Skills bergantung pada kompetensi guru, dan Civic Disposition menjadi aspek yang paling sulit karena tantangan konsistensi etika di ruang digital.
Copyrights © 2025