Artikel ini menganalisis pemikiran teologi kebangsaan KH. Baidlowi Lasem, seorang tokoh ulama yang memiliki peran penting dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. KH. Baidlowi dikenal dengan konsep “berjuang tanpa mahkota” yang mencerminkan pengabdiannya tanpa mengharapkan penghargaan atau posisi duniawi, melainkan semata-mata untuk kemaslahatan bangsa dan negara. Melalui kajian ini, penulis mengeksplorasi tiga konsep utama pemikiran beliau, yaitu khidmah untuk nusa dan bangsa, kepemimpinan Islam yang sah, dan relevansi ajaran huwa waliyyul amri adh dhururi bishy syaukah dalam konteks perjuangan kemerdekaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi pustaka, menganalisis karya-karya dan ajaran KH. Baidlowi dalam kontribusinya terhadap pembentukan teologi kebangsaan Indonesia. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa pemikiran KH. Baidlowi Lasem sangat relevan dalam membangun nilai-nilai kebangsaan yang berlandaskan pada prinsip-prinsip Islam, serta memberikan kontribusi besar terhadap penguatan identitas bangsa dan kepemimpinan yang berkeadilan. Artikel ini bertujuan untuk memperkenalkan kontribusi beliau dalam konteks Indonesia modern dan menyarankan penerapan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Copyrights © 2025