Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam pola komunikasi, interaksi sosial, dan proses pembelajaran di dunia pendidikan tinggi. Di satu sisi, era digital memberikan kemudahan akses informasi dan memperluas ruang belajar, namun di sisi lain juga memunculkan persoalan serius berupa krisis adab di kalangan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fenomena krisis adab di era digital serta menganalisis tantangan pendidikan Islam kontemporer dalam membentuk karakter mahasiswa, dengan studi kasus mahasiswa Universitas Nurul Jadid (UNUJA). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan dengan menelaah buku, artikel jurnal, dan karya ilmiah yang relevan dengan pendidikan Islam dan adab. Data pendukung diperoleh melalui wawancara terbatas dengan beberapa mahasiswa UNUJA. Hasil kajian menunjukkan bahwa krisis adab ditandai oleh menurunnya etika komunikasi akademik, melemahnya sikap hormat kepada dosen, serta meningkatnya perilaku pragmatis dan instan dalam menuntut ilmu. Oleh karena itu, diperlukan revitalisasi pendidikan Islam yang menempatkan adab sebagai inti proses pendidikan melalui integrasi nilai akhlak, keteladanan pendidik, dan pemanfaatan teknologi digital secara bijak.
Copyrights © 2025