Perkembangan teknologi Internet of Things (IoT)memungkinkan pengawasan dan pengendalian lingkunganpenyimpanan pangan dilakukan secara lebih akurat danefisien. Pada komoditas sayuran, kestabilan suhu dankelembaban merupakan faktor utama yang memengaruhikualitas, umur simpan, serta pencegahan kerusakan biologis.Namun, pengaturan manual pada cold storage seringmenimbulkan ketidakkonsistenan kontrol sehinggaberdampak pada menurunnya mutu produk. Penelitian inimerancang dan mengimplementasikan sistem monitoringdan kontrol cerdas berbasis IoT dengan metode logika fuzzyMamdani untuk menjaga kestabilan suhu dan kelembabanpada cold storage sayuran. Sistem menggunakan sensorDS18B20 dan DHT22 sebagai pembaca kondisi lingkungan,sementara NodeMCU ESP32 berperan sebagai pengolah datadan pengendali aktuator berupa fan storage, fan kondensor,dan heater PTC melalui sinyal PWM. Data hasil pemantauanditampilkan secara real-time melalui LCD I2C dan aplikasiBlynk. Berdasarkan hasil pengujian, sensor DS18B20memiliki rata-rata error sebesar 1% dan sensor DHT22sebesar 0,9%, sehingga layak digunakan untuk akuisisi data.Pengujian aktuator menunjukkan respon perubahan PWMyang linear terhadap tegangan, sedangkan heater PTCmenghasilkan kenaikan suhu yang sesuai dengankarakteristik duty cycle. Secara keseluruhan, sistem mampumenjaga suhu mendekati set point 10°C serta mengaturkelembaban pada 85% dengan nilai error kurang dari 5%.Dengan demikian, integrasi IoT dan logika fuzzy terbuktiefektif dalam meningkatkan kestabilan cold storage skalakecil untuk penyimpanan sayuran.Kata Kunci: I o T , Logika Fuzzy, Cold Storage, ESP-32,Suhu-Kelembaban.
Copyrights © 2025