Motor induksi tiga fasa merupakan peralatanindustri yang membutuhkan metode starting yang tepat untukmenghindari lonjakan arus berlebihan. Penelitian ini bertujuanmenganalisis performa tiga metode starting, yaitu Direct On Line(DOL), Star–Delta, dan Variable Frequency Drive (VFD) melaluisimulasi MATLAB, simulasi ETAP, serta pengujianlaboratorium. Pada metode DOL, arus start menunjukkanlonjakan paling tinggi akibat motor menerima tegangan penuhsejak awal. Pada metode Star–Delta, arus start menurunsignifikan selama fase Star sebelum meningkat kembali saatperpindahan ke Delta. Sementara itu, metode VFD memberikanproses starting paling halus dengan peningkatan kecepatan, torsi,dan arus yang mengikuti profil ramp frekuensi. Hasil pengujianmenunjukkan kesesuaian pola antara simulasi dan datalaboratorium, meskipun terdapat perbedaan nilai akibat rugirugi dan kondisi sistem nyata. Secara keseluruhan, VFDmenunjukkan performa terbaik dalam menekan arus start danmengurangi transien elektromagnetik, sedangkan Star–Deltamerupakan salah satu teknik yang konvensional namun tetapefektif menurunkan arus awal. Temuan ini dapat menjadi dasarpemilihan metode starting pada aplikasi industri sesuaikebutuhan operasi dan keterbatasan sistem tenaga.Kata kunci: Motor Induksi, Arus Pengasutan, DOL, StarDelta, VFD
Copyrights © 2026