Abstract. Fraud prevention is a deliberate effort undertaken by an organization to reduce the likelihood and eliminate the intent of asset misappropriation. This study aims to analyze the impact of accounting information system quality and internal control effectiveness on fraud prevention efforts at PT. Rajawali Sosis Baso. The research employed a quantitative approach using a descriptive-verificative method. The sampling technique used was purposive sampling, involving 35 respondents from the finance and warehouse divisions. Data were collected through a structured (closed-ended) questionnaire and analyzed using SmartPLS 4 software. The results indicate that the quality of the accounting information system has a positive and significant influence on fraud prevention (F-square = 0.233), while the effectiveness of internal control also shows a significant influence (F-square = 0.481). Together, these two variables explain 91.1% of the variation in fraud prevention. These findings emphasize the importance of having a reliable accounting information system and effective internal controls to reduce the risk of fraud within a company. Abstrak. Pencegahan fraud adalah upaya yang dilakukan secara terencana oleh sebuah organisasi agar mengurangi kemungkinan serta menghilangkan niat terjadinya penyalahgunaan aset. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak dari kualitas sistem informasi akuntansi serta efektivitas pengendalian internal terhadap upaya pencegahan kecurangan di PT. Rajawali Sosis Baso. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode deskriptif-verifikatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan mengajak 35 responden dari divisi keuangan dan gudang. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup dan dianalisis menggunakan software SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas sistem informasi akuntansi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pencegahan kecurangan (F-square = 0,233), sedangkan efektivitas pengendalian internal juga memberikan pengaruh yang signifikan (F-square = 0,481). Kedua variabel tersebut secara bersamaan menjelaskan 91,1% variasi dalam pencegahan kecurangan. Hasil ini menegaskan bahwa pentingnya memiliki sistem informasi akuntansi yang handal serta pengendalian internal yang efektif untuk mengurangi risiko kecurangan dalam perusahaan.
Copyrights © 2025