Abstract. Tax evasion has become an increasingly common strategy employed by companies to maximize tax-related benefits while remaining within the boundaries of applicable tax regulations. Several financial characteristics, including leverage, profitability, and firm size, are considered important factors that may influence a company's tendency to engage in tax evasion practices. This study aims to examine the effect of leverage, profitability, and firm size on tax evasion among manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2020–2024 period. The research adopts a quantitative approach using secondary data obtained from the companies' annual financial reports. Samples were selected through purposive sampling, resulting in 82 manufacturing firms with a total of 410 panel observations. The data were analyzed using panel data regression with EViews 14, which involved model selection and hypothesis testing to identify the most appropriate estimation model. The results indicate that leverage, profitability, and firm size each have a significant effect on tax evasion and also jointly influence the dependent variable. Furthermore, the regression model produced an Adjusted R-Square value of 31.39%, indicating that these three independent variables explain 31.39% of the variation in tax evasion, while the remaining 68.61% is associated with other factors beyond the scope of this study. Overall, the findings highlight the important role of corporate financial characteristics in influencing tax management decisions and provide useful insights for corporate managers, investors, and policymakers in understanding tax evasion practices within the manufacturing sector. Abstrak. Penghindaran pajak (tax avoidance) merupakan salah satu strategi yang umum diterapkan perusahaan untuk meningkatkan efisiensi pembayaran pajak dengan tetap mematuhi ketentuan perpajakan yang berlaku. Berbagai karakteristik keuangan perusahaan, seperti tingkat leverage, profitabilitas, dan ukuran perusahaan, diperkirakan memengaruhi kecenderungan perusahaan dalam melakukan praktik tax avoidance. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh leverage, profitabilitas, dan ukuran perusahaan terhadap tax avoidance pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling, sehingga diperoleh 82 perusahaan dengan total 410 observasi. Analisis data dilakukan melalui metode regresi data panel menggunakan perangkat lunak EViews 14, yang diawali dengan pemilihan model terbaik dan dilanjutkan dengan pengujian hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa leverage, profitabilitas, dan ukuran perusahaan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap tax avoidance, baik secara parsial maupun secara simultan. Nilai Adjusted R-Square sebesar 31,39% mengindikasikan bahwa ketiga variabel independen mampu menjelaskan variasi tax avoidance sebesar 31,39%, sedangkan sisanya sebesar 68,61% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak termasuk dalam model penelitian. Temuan ini menegaskan bahwa karakteristik keuangan perusahaan memiliki peran penting dalam menentukan kebijakan pengelolaan pajak. Selain itu, hasil penelitian diharapkan dapat memberikan wawasan bagi manajemen perusahaan, investor, maupun regulator dalam memahami faktor-faktor yang memengaruhi praktik tax avoidance pada perusahaan manufaktur.