Elly Halimatusadiah
Prodi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Islam Bandung, Indonesia.

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Kualitas Sistem Informasi Dan Efektivitas Pengendalian Internal Terhadap Pencegahan Fraud Naufal Satrio Wibowo; Elly Halimatusadiah; Annisa Nadiyah Rahmani
Jurnal Riset Akuntansi Volume 5, No. 2, Desember 2025, Jurnal Riset Akuntansi (JRA)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jra.v5i2.8337

Abstract

Abstract. Fraud prevention is a deliberate effort undertaken by an organization to reduce the likelihood and eliminate the intent of asset misappropriation. This study aims to analyze the impact of accounting information system quality and internal control effectiveness on fraud prevention efforts at PT. Rajawali Sosis Baso. The research employed a quantitative approach using a descriptive-verificative method. The sampling technique used was purposive sampling, involving 35 respondents from the finance and warehouse divisions. Data were collected through a structured (closed-ended) questionnaire and analyzed using SmartPLS 4 software. The results indicate that the quality of the accounting information system has a positive and significant influence on fraud prevention (F-square = 0.233), while the effectiveness of internal control also shows a significant influence (F-square = 0.481). Together, these two variables explain 91.1% of the variation in fraud prevention. These findings emphasize the importance of having a reliable accounting information system and effective internal controls to reduce the risk of fraud within a company. Abstrak. Pencegahan fraud adalah upaya yang dilakukan secara terencana oleh sebuah organisasi agar mengurangi kemungkinan serta menghilangkan niat terjadinya penyalahgunaan aset. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak dari kualitas sistem informasi akuntansi serta efektivitas pengendalian internal terhadap upaya pencegahan kecurangan di PT. Rajawali Sosis Baso. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode deskriptif-verifikatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan mengajak 35 responden dari divisi keuangan dan gudang. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup dan dianalisis menggunakan software SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas sistem informasi akuntansi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pencegahan kecurangan (F-square = 0,233), sedangkan efektivitas pengendalian internal juga memberikan pengaruh yang signifikan (F-square = 0,481). Kedua variabel tersebut secara bersamaan menjelaskan 91,1% variasi dalam pencegahan kecurangan. Hasil ini menegaskan bahwa pentingnya memiliki sistem informasi akuntansi yang handal serta pengendalian internal yang efektif untuk mengurangi risiko kecurangan dalam perusahaan.
Pengaruh Leverage, Profitabilitas, dan Ukuran Perusahaan terhadap Tax Avoidance pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Adytia Noviar Kurniawan 10090122070; Elly Halimatusadiah
Bandung Conference Series: Accountancy Vol. 6 No. 2 (2026): Bandung Conference Series: Accountancy
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsa.v6i2.23763

Abstract

Abstract. Tax evasion has become an increasingly common strategy employed by companies to maximize tax-related benefits while remaining within the boundaries of applicable tax regulations. Several financial characteristics, including leverage, profitability, and firm size, are considered important factors that may influence a company's tendency to engage in tax evasion practices. This study aims to examine the effect of leverage, profitability, and firm size on tax evasion among manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2020–2024 period. The research adopts a quantitative approach using secondary data obtained from the companies' annual financial reports. Samples were selected through purposive sampling, resulting in 82 manufacturing firms with a total of 410 panel observations. The data were analyzed using panel data regression with EViews 14, which involved model selection and hypothesis testing to identify the most appropriate estimation model. The results indicate that leverage, profitability, and firm size each have a significant effect on tax evasion and also jointly influence the dependent variable. Furthermore, the regression model produced an Adjusted R-Square value of 31.39%, indicating that these three independent variables explain 31.39% of the variation in tax evasion, while the remaining 68.61% is associated with other factors beyond the scope of this study. Overall, the findings highlight the important role of corporate financial characteristics in influencing tax management decisions and provide useful insights for corporate managers, investors, and policymakers in understanding tax evasion practices within the manufacturing sector. Abstrak. Penghindaran pajak (tax avoidance) merupakan salah satu strategi yang umum diterapkan perusahaan untuk meningkatkan efisiensi pembayaran pajak dengan tetap mematuhi ketentuan perpajakan yang berlaku. Berbagai karakteristik keuangan perusahaan, seperti tingkat leverage, profitabilitas, dan ukuran perusahaan, diperkirakan memengaruhi kecenderungan perusahaan dalam melakukan praktik tax avoidance. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh leverage, profitabilitas, dan ukuran perusahaan terhadap tax avoidance pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling, sehingga diperoleh 82 perusahaan dengan total 410 observasi. Analisis data dilakukan melalui metode regresi data panel menggunakan perangkat lunak EViews 14, yang diawali dengan pemilihan model terbaik dan dilanjutkan dengan pengujian hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa leverage, profitabilitas, dan ukuran perusahaan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap tax avoidance, baik secara parsial maupun secara simultan. Nilai Adjusted R-Square sebesar 31,39% mengindikasikan bahwa ketiga variabel independen mampu menjelaskan variasi tax avoidance sebesar 31,39%, sedangkan sisanya sebesar 68,61% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak termasuk dalam model penelitian. Temuan ini menegaskan bahwa karakteristik keuangan perusahaan memiliki peran penting dalam menentukan kebijakan pengelolaan pajak. Selain itu, hasil penelitian diharapkan dapat memberikan wawasan bagi manajemen perusahaan, investor, maupun regulator dalam memahami faktor-faktor yang memengaruhi praktik tax avoidance pada perusahaan manufaktur.