Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi manajemen pembiayaan pendidikan berbasis Rapor Pendidikan sebagai strategi pemerataan mutu di era Merdeka Belajar di SMA Negeri 11 Samarinda. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus melalui analisis dokumen Rapor Pendidikan, data anggaran ARKAS, serta rekomendasi perbaikan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan manajemen pembiayaan berbasis data mampu meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi pengelolaan anggaran pendidikan. Capaian indikator literasi (95,56) dan numerasi (86,67) mencerminkan kemajuan signifikan dalam mutu pembelajaran, sementara aspek karakter (59,2) dan kualitas pembelajaran (63) masih memerlukan penguatan melalui pelatihan guru dan inovasi pedagogik. Penggunaan Rapor Pendidikan dan ARKAS secara terintegrasi telah membantu sekolah dalam menyusun perencanaan anggaran berbasis kebutuhan nyata, terutama pada peningkatan kompetensi guru dan penguatan iklim kebinekaan. Namun, keterbatasan kapasitas sumber daya manusia dalam pengelolaan anggaran berbasis data menjadi tantangan utama yang perlu diatasi melalui pelatihan dan pendampingan berkelanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen pembiayaan berbasis Rapor Pendidikan merupakan model strategis yang efektif dalam mendukung pemerataan dan peningkatan mutu pendidikan di era Merdeka Belajar, dengan catatan penguatan kapasitas SDM dan inovasi pembelajaran menjadi kunci keberlanjutan keberhasilannya.
Copyrights © 2025