Abstract Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran wudhu dalam membentuk kebiasaan hidup bersih, akhlak baik, serta regulasi diri (self-regulation) pada remaja melalui pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan tiga informan remaja, kemudian dianalisis menggunakan tahapan open coding, axial coding, dan selective coding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wudhu dipahami tidak hanya sebagai ritual ibadah, tetapi juga sebagai kebiasaan yang menumbuhkan disiplin, tanggung jawab, dan kontrol diri. Informan menjelaskan bahwa praktik wudhu yang dilakukan secara konsisten setiap hari membentuk kesadaran remaja untuk menjaga kesucian, berhati-hati dalam bertindak, serta menghindari perilaku yang berpotensi membatalkan wudhu. Selain itu, wudhu memberikan ketenangan emosional, membantu mengurangi pikiran negatif, menstabilkan emosi, serta meningkatkan ketenangan batin, sehingga berfungsi sebagai sarana regulasi emosi yang efektif. Wudhu juga berperan dalam menjaga kebersihan fisik, seperti mengurangi keringat dan membuat tubuh terasa segar, sehingga mendukung pembentukan gaya hidup sehat. Analisis tematik menunjukkan bahwa wudhu berfungsi sebagai mekanisme pembentukan self-regulation melalui integrasi aspek spiritual, psikologis, fisik, dan sosial, yang secara keseluruhan mendukung pembentukan karakter remaja. Temuan ini menegaskan bahwa wudhu memiliki kontribusi multidimensional dalam perkembangan remaja dan dapat dimanfaatkan sebagai strategi pendidikan karakter di sekolah maupun keluarga. Penelitian lanjutan disarankan untuk melibatkan jumlah informan yang lebih luas guna memperkuat generalisasi hasil penelitian.
Copyrights © 2025