Pengelolaan persediaan obat dan bahan habis pakai merupakan aspek yang sangat penting dalam mendukung kualitas pelayanan di klinik kesehatan. Permasalahan yang sering muncul dalam pengelolaan persediaan adalah penumpukan stok, ketidaktepatan pencatatan, hingga tingginya risiko obat kedaluwarsa akibat sistem distribusi yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan menerapkan metode First In First Out (FIFO) pada sistem inventory obat dan bahan habis pakai guna meningkatkan efisiensi alur masuk dan keluarnya barang serta meminimalkan kesalahan dalam manajemen stok. Metode penelitian mencakup analisis kebutuhan pengguna, pemodelan sistem, perancangan basis data, dan implementasi algoritma FIFO pada proses pengeluaran obat dan bahan habis pakai. Pengujian sistem dilakukan melalui uji fungsional dan evaluasi kinerja berdasarkan kecepatan pencarian barang, akurasi pencatatan stok, dan persentase pengurangan obat kedaluwarsa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode FIFO mampu meningkatkan ketepatan pengelolaan persediaan sebesar signifikan, mempercepat proses distribusi internal, serta mengurangi risiko penumpukan stok. Dengan demikian, sistem inventory berbasis FIFO ini dapat menjadi solusi efektif dalam mendukung operasional klinik secara lebih terstruktur, efisien, dan akuntabel.
Copyrights © 2025