Periode usia sekolah merupakan bagian penting dalam menentukan kualitas sumber daya manusia yang berpengaruh bagi keberhasilan pembangunan bangsa. Permasalahan kesehatan yang akan muncul apabila pada usia anak sekolah tidak mempraktikan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan baik dan benar yaitu masalah pencernaan seperti diare, cacingan dan saluran pernafasan akut (ISPA), 40-60% kejadian kecacingan, 23,2% kejadian anemia, dan masalah karies 74,4% yang ditimbulkan oleh anak usia sekolah di Indonesia setiap tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan edukasi gizi dengan menggunakan media booklet dan video terhadap peningkatan pengetahuan dan perilaku PHBS di SDN Sukasari 5 Kota Tangerang. Desain penelitian ini yaitu quasy experimental dengan rancangan one group pretest posttest design dengan total sampling pada anak kelas 5 di SDN Sukasari 5 Kota Tangerang sejumlah 67 siswa. Hasil penelitian ini yaitu terdapat perbedaan signifikan sebelum dan sesudah diberikan edukasi tentang PHBS dengan media booklet maupun video. Terdapat peningkatan edukasi gizi menggunakan media booklet dan video terhadap pengetahuan dan perilaku PHBS pada siswa/i kelas 5 di SDN Sukasari Kota Tangerang. Pada penelitian ini, media booklet lebih efektif meningkatkan pengetahuan PHBS dibandingkan video. Penelitian lebih lanjut diharapkan dapat menambahkan waktu yang lebih lama untuk melihat perkembangan perilaku agar semakin terlihat perubahan yang signifikan PHBS. The school age period is an important part in determining the quality of human resources that affect the success of nation building. Health problems that will arise if at school age children don’t practice PHBS correctly are digestive problems such as diarrhea, intestinal worms and acute respiratory tract, 40-60% incidence of helminthiasis, 23,2% incidence of anemia, and 74,4% caries problems in Indonesia every year. This study aims to determine the differences in nutrition education using booklets and videos to increase knowledge and behavior of PHBS in SDN Sukasari 5 Tangerang City. The design of this research is quasi experimental with one group pretest posttest design with a total sampling of 67 students in grade 5 students at SDN Sukasari 5 Tangerang City. The results of this study are significant differences before and after being given education about PHBS with booklet and video media. There is an increase in nutrition education using booklets and videos on PHBS knowledge and behavior in grade 5 students at SDN Sukasari, Tangerang City. In this study, booklet media was more effective in increasing PHBS knowledge than video. Further research is expected to add a longer time to see the development of behavior so that significant changes in PHBS can be seen.
Copyrights © 2025