Paket Statistik untuk Ilmu Sosial (SPSS) telah menjadi instrumen utama dalam analisis statistik dari berbagai data kesehatan, termasuk data yang terkait dengan bidang biokimia. Meskipun demikian, bagi orang yang bukan spesialis dalam bidang ini, penggunaan SPSS masih menjadi tantangan tersendiri. Untuk bisa menggunakan SPSS secara efisien, setidaknya diperlukan pemahaman yang mendalam mengenai statistik. Oleh karena itu, alternatif pengolahan data selain SPSS sangat diperlukan. Tujuan dari studi ini adalah untuk membandingkan dan menganalisis statistik deskriptif menggunakan perangkat lunak Jamovi dan SPSS pada data kadar glukosa dan insulin basal. Penelitian ini merupakan studi komparatif deskriptif analitik. Sumber data yang digunakan dalam studi ini adalah parameter biokimia dari 862 pasien diabetes dan 443 data dari individu yang dianggap normal. Seluruh data tersebut berasal dari populasi Rusia dan merupakan data terbuka. Data tersebut kemudian dipersiapkan dan diolah menggunakan perangkat lunak Jamovi dan SPSS, di mana hasilnya ditafsirkan baik secara numerik maupun visualisasi. Penelitian ini juga memasukkan beberapa referensi terkait sebagai bagian dari analisis. Berdasarkan eksperimen pengolahan data menggunakan kedua perangkat lunak tersebut, Jamovi dan SPSS menghasilkan statistik deskriptif yang identik. Selain itu, kedua perangkat lunak ini juga mampu menghasilkan box plot, histogram, dan QQ plot untuk mendeteksi keberadaan outlier dan normalitas data. Perangkat lunak Jamovi mampu menghasilkan output yang sama dengan SPSS, baik dalam pengolahan data statistik maupun dalam visualisasi grafik.
Copyrights © 2025