Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan

PENERAPAN PSIKOLOGI ARSITEKTUR TERHADAP PERILAKU ANAK PADA RUANG BELAJAR SEKOLAH PRESCHOOL

Velia Amanda (Universitas Tarumanagara)
Amelia Niken Permata Sari (Universitas Tarumanagara)
Pipih Murtapiah (Universitas Tarumanagara)
Theresia Budi Jayanti (Universitas Tarumanagara)
Harsiti (Universitas Tarumanagara)



Article Info

Publish Date
22 Jan 2026

Abstract

Dalam perancangan arsitektur selain aspek fungsional, teknikal, dan estetika, perlu memperhatikan aspek psikologi, sehingga dapat membentuk psikologi individu. Preschool merupakan sekolah untuk anak usia 3-6 tahun program ini dirancang untuk anak mempersiapkan pendidikan sejak usia dini. Penerapan psikologi arsitektur yang menciptakan ruangan harmonis, aman, dan nyaman serta menghubungkan karakteristik anak dengan lingkungannya dapat merancang preschool yang baik. Penggunaan prinsip yang memperhatikan interaksi manusia dengan lingkungan, kenyamanan aktivitas, nilai estetika, dan perilaku pengguna, mampu mendukung pertumbuhan anak secara optimal. Kenyataannya saat ini, kebanyakan Sekolah preschool memiliki sarana dan fasilitas yang sangat terbatas, ruang belajar belum memperhatikan penataan ruangan sesuai karakteristik. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan aspek psikologi arsitektur yang memperhatikan interaksi antara manusia dengan lingkungannya, sehingga desain sekolah preschool dapat menciptakan lingkungan yang harmonis, nyaman, aman, menyenangkan, dan mendukung pertumbuhan anak secara optimal. Manfaat penelitian diharapkan memperkaya ilmu pengetahuan dan melengkapi kepustakaan yang jarang diteliti dalam bidang arsitektur. Penelitian menggunakan metode kualitatif, data dikumpulkan dengan teknik observasi, survei, dan studi literatur. Analisis data menggunakan deskriptif analitis yang mendeskripsikan teori dan data hasil temuan kemudian dianalisis secara kualitatif sehingga didapatkan karakteristik anak usia dini, karakteristik fasilitas sekolah preschool yang baik dan penataan ruangan sesuai karakteristik. Hasil penelitian menemukan bahwa pendekatan aspek psikologi arsitektur yang diterapkan meliputi pencahayaan yang cukup dan merata di ruangan kelas, serta penataan meja dan kursi yang memudahkan sirkulasi anak beraktivitas. Pendekatan ini membuat lingkungan belajar yang harmonis, nyaman, aman, menyenangkan, dan mendukung perkembangan anak secara optimal. Sedangkan aspek arsitektur yang mendukung kenyamanan dan keamanan ruang belajar sekolah preschool adalah warna, bentuk furniture, material yang digunakan, dan suhu udara.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

jmistki

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Computer Science & IT

Description

Jurnal ini memuat artikel ilmiah dalam bidang Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan. Setiap artikel yang dimuat telah melalui proses review. Jurnal Muara diterbitkan dalam rangka mendukung upaya pemerintah Republik Indonesia, khususnya Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi ...