Penerapan dan pengembangan SIMRS yang belum optimal dapat menimbulkan hambatan serta menurunkan mutu pelayanan kesehatan, sehingga diperlukan evaluasi sistem untuk mengetahui penyebab permasalahan dan menemukan solusi yang tepat. Studi ini bertujuan untuk menganalisis implementasi SIMRS Trustmedis pada unit kerja rekam medis dengan metode HOT-Fit melalui pendekatan survei kuesioner secara cross sectional. Populasi penelitian terdiri dari 200 petugas pengguna SIMRS Trustmedis, dan berdasarkan rumus Slovin diperoleh sampel sebanyak 66 responden. Uji instrumen meliputi pengujian reliabilitas dan validitas, sedangkan analisa data menggunakan regresi linear berganda. Hasil pengujian T menunjukkan bahwa variabel kepuasan pengguna pada aspek human serta seluruh variabel pada aspek technology berpengaruh signifikan, sementara hasil pengujian F mendapatkan nilai F hitung sebesar 44,106 yang mengindikasikan bahwa seluruh variabel secara simultan berpengaruh dengan kontribusi sebesar 91,9% berdasarkan uji koefisien determinasi. Kesimpulannya, aspek teknologi mampu memengaruhi net benefit, sementara aspek human dan organization tidak mampu memengaruhi. Penggunaan SIMRS Trustmedis dapat dinyatakan baik apabila sistem dimanfaatkan secara optimal melalui pelatihan, pemberian pengetahuan dan materi kepada pengguna, penyusunan SOP terkait sistem, serta evaluasi sistem sebelum diterapkan secara menyeluruh. Kata kunci: Evaluasi Sistem, Metode HOT-Fit, Implementasi Sistem
Copyrights © 2025