Dongeng dipandang sebagai sarana untuk mewariskan nilai-nilai, dan untuk masyarakat lama itu dapat dipandang sebagai satu-satunya cara. Sesuai dengan keberadaan misi tersebut, dongeng mengandung ajaran moral. Oleh karena itu Pundi Amal dan Peduli Kasih dengan Mobil Pintarnya membuat gerakan literasi media melalui dongeng ke beberapa sekolah di Jakarta. Di samping itu literasi media juga bertujuan untuk melindungi konsumen yang rentan dan lemah terhadap dampak media penetrasi budaya media baru. Salah satu media yang bisa mengurangi intensitas menonton televisi dan penggunana gadget adalah dengan dongeng. Dengan gerakan ini diharapkanĀ dapat membawa perubahan pada pola pikir anak dalam memanfaatkan media khususnya televisi dan tayangan-tayangan media massa lainnya. Dalam kegiatan Dongeng bersama Mobil Pintar memberikan contoh gambaran-gambaran tayangan yang boleh ditonton sesuai usianya. Pendekatan Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif.
Copyrights © 2018