Open Access DRIVERset
Vol. 11 No. 01 (2024)

Loloh Daun Kemangi (Ocimum basilicum L.) Tidak Cukup Kuat Sebagai Minuman Antioksidan Untuk Memperkuat Sistem Pengobatan Tradisional

I Nyoman Arsana (Unknown)
A.A.Ayu Sauca Sunia Widyantari (Unknown)
I Ketut Winantra (Unknown)
Ni Putu Dyah Sartika Sari (Unknown)
Ni Made Ayu Suwandani (Unknown)
Ni Ketut Ayu Juliasih (Unknown)



Article Info

Publish Date
29 Mar 2024

Abstract

Total Flavonoid dianalisis dengan menggunakan larutan standar quarsetine. Tanin dianalisis dengan menggunakan pereaksi Folin-Denis, aktivitas antioksidan dianalisis dengan menggunakan 2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl (DPPH) sebagai sumber radikal bebas, dan antibakteri dengan metode difusi pada Mueller Hinton Agar (MHA). Hasil penelitian menunjukkan total fenol, total flavonoid, tanin, dan IC50 loloh VB berturut-turut adalah 48,78 mgGAE/100g, 107,31 mg QE/100g, 72,24 mg/100 g, dan 3553,37 ppm. Sedangkan VL berturut-turut sebasar 91,40 mgGAE/100g, 305,65 mg QE/100g, 153,43mg/100g, dan 1507,85ppm. Loloh VB maupun VL belum mampu untuk menghambat pertumbuhan bakteri baik bakteri Gram-positif maupun Gram-negatif. Namun, ekstrak etanol VB dan VL mampu menghambat bakteri Gram-positif tetapi tidak bakteri gram negatif. Kesimpulan, loloh VB dan VL belum cukup kuat sebagai minuman yang kaya senyawa bioaktif dengan kemampuan sebagai antioksidan maupun antibakteri.

Copyrights © 2024