Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

TEKNOLOGI PEMBENIHAN UDANG VANAME DI BALAI PRODUKSI INDUK UDANG UNGGUL DAN KEKERANGAN KARANGASEM, BALI Ida Ayu Gede Winda Savitri; Ni Ketut Ayu Juliasih; I Nyoman Arsana
JURNAL WIDYA BIOLOGI Vol. 16 No. 01 (2025): Vol. 16 No. 01 (2025) Widya Biologi
Publisher : UNHI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/cgmxsx82

Abstract

Udang vaname (Litopenaeus vannamei) merupakan salah satu komoditas perikananbudidaya di Indonesia yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Penelitian ini bertujuan untukmendeskripsikan penerapan teknologi modern dalam pembenihan udang vaname di BalaiProduksi Induk Udang Unggul dan Kekerangan (BPIU2K) Karangasem, Bali. Metode yangdigunakan adalah observasi deskriptif yang dilakukan pada 16 Mei 2025, dengan fokuspada pemantauan kualitas air, tingkat kelangsungan hidup larva, dan performa produksibenih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem monitoring kualitas air berbasis Internetof Things (IoT) mampu menurunkan risiko stres larva hingga 23% dibandingkan metodekonvensional, melalui deteksi dan penanganan fluktuasi suhu dan pH secara real-time.Selain itu, penerapan teknik seleksi famili, sistem aerasi multi-level, dan sirkulasi airotomatis berhasil meningkatkan hatching rate hingga 81%, mating rate 78%, survival rate66%, serta produksi nauplius harian mencapai 1,3 juta ekor. Inovasi-inovasi ini terbuktimeningkatkan efisiensi dan konsistensi produksi benih berkualitas tinggi, sekaligusmendukung keberlanjutan industri budidaya udang vaname nasional. Temuan inimenegaskan pentingnya integrasi teknologi modern dalam pembenihan udang untukmeningkatkan produktivitas dan daya saing global.
Antibacterial activity of ethanolic extract of Averrhoa bilimbi L. fruit against Salmonella typhi Ni Made Riris Divayani Aristyantari; Ni Ketut Ayu Juliasih; Ni Luh Gede Sudaryati; I Nyoman Arsana
Indonesian Journal of Pharmacology and Therapy Vol 3 No 2 (2022)
Publisher : Faculty of Medicine, Public Health, and Nursing Universitas Gadjah Mada and Indonesian Pharmacologist Association or Ikatan Farmakologi Indonesia (IKAFARI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijpther.4431

Abstract

Averrhoa bilimbi L. fruit has been used in Bali traditional medicine to treat typhoid fever. The fruit contains flavonoids and triterpenoids which are considered to have antibacterial activity. This study aimed to investigate antibacterial activity of ethanolic extract of A. bilimbi L. fruit. The ethanolic extract was prepared by maceration and antibacterial activity was determined by the disc diffusion method against Salmonella typhi cultured on Mueller hinton agar (MHA). Ciprofloxacin was used as positive control and sterile distilled water as negative control. The results showed that the ethanolic extract of A. bilimbi L. fruit at various concentrations of 25; 50; 75 and 100% have an inhibition zone diameter of 0 ± 0; 13.000 ± 1.414; 18.750 ± 1.500 and 20.250 ± 1.707 mm, respectively. In addition, ciprofloxacin at concentration of 1 mg/L has an inhibition zone diameter of 34.250 ± 1.892 mm. In conclusion, the ethanolic extract of A. bilimbi L. fruit has strong antibacterial activity against S. typhi.
Loloh Daun Kemangi (Ocimum basilicum L.) Tidak Cukup Kuat Sebagai Minuman Antioksidan Untuk Memperkuat Sistem Pengobatan Tradisional I Nyoman Arsana; A.A.Ayu Sauca Sunia Widyantari; I Ketut Winantra; Ni Putu Dyah Sartika Sari; Ni Made Ayu Suwandani; Ni Ketut Ayu Juliasih
Metamorfosa: Journal of Biological Sciences Vol. 11 No. 01 (2024)
Publisher : Program Magister Ilmu Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/metamorfosa.2024.v11.i01.p7

Abstract

Total Flavonoid dianalisis dengan menggunakan larutan standar quarsetine. Tanin dianalisis dengan menggunakan pereaksi Folin-Denis, aktivitas antioksidan dianalisis dengan menggunakan 2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl (DPPH) sebagai sumber radikal bebas, dan antibakteri dengan metode difusi pada Mueller Hinton Agar (MHA). Hasil penelitian menunjukkan total fenol, total flavonoid, tanin, dan IC50 loloh VB berturut-turut adalah 48,78 mgGAE/100g, 107,31 mg QE/100g, 72,24 mg/100 g, dan 3553,37 ppm. Sedangkan VL berturut-turut sebasar 91,40 mgGAE/100g, 305,65 mg QE/100g, 153,43mg/100g, dan 1507,85ppm. Loloh VB maupun VL belum mampu untuk menghambat pertumbuhan bakteri baik bakteri Gram-positif maupun Gram-negatif. Namun, ekstrak etanol VB dan VL mampu menghambat bakteri Gram-positif tetapi tidak bakteri gram negatif. Kesimpulan, loloh VB dan VL belum cukup kuat sebagai minuman yang kaya senyawa bioaktif dengan kemampuan sebagai antioksidan maupun antibakteri.
Loloh Daun Kemangi (Ocimum basilicum L.) Tidak Cukup Kuat Sebagai Minuman Antioksidan Untuk Memperkuat Sistem Pengobatan Tradisional I Nyoman Arsana; A.A.Ayu Sauca Sunia Widyantari; I Ketut Winantra; Ni Putu Dyah Sartika Sari; Ni Made Ayu Suwandani; Ni Ketut Ayu Juliasih
Metamorfosa: Journal of Biological Sciences Vol. 11 No. 01 (2024)
Publisher : Program Magister Ilmu Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/metamorfosa.2024.v11.i01.p7

Abstract

Total Flavonoid dianalisis dengan menggunakan larutan standar quarsetine. Tanin dianalisis dengan menggunakan pereaksi Folin-Denis, aktivitas antioksidan dianalisis dengan menggunakan 2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl (DPPH) sebagai sumber radikal bebas, dan antibakteri dengan metode difusi pada Mueller Hinton Agar (MHA). Hasil penelitian menunjukkan total fenol, total flavonoid, tanin, dan IC50 loloh VB berturut-turut adalah 48,78 mgGAE/100g, 107,31 mg QE/100g, 72,24 mg/100 g, dan 3553,37 ppm. Sedangkan VL berturut-turut sebasar 91,40 mgGAE/100g, 305,65 mg QE/100g, 153,43mg/100g, dan 1507,85ppm. Loloh VB maupun VL belum mampu untuk menghambat pertumbuhan bakteri baik bakteri Gram-positif maupun Gram-negatif. Namun, ekstrak etanol VB dan VL mampu menghambat bakteri Gram-positif tetapi tidak bakteri gram negatif. Kesimpulan, loloh VB dan VL belum cukup kuat sebagai minuman yang kaya senyawa bioaktif dengan kemampuan sebagai antioksidan maupun antibakteri.