Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pendekatan psikologi spiritual dalam meningkatkan kinerja karyawan berdasarkan perspektif al-Qur’an. Pendekatan ini dipandang sebagai respons terhadap keterbatasan psikologi material yang selama ini lebih menekankan pemenuhan kebutuhan fisik, insentif, dan aspek organisasi, namun belum mampu menyentuh dimensi batin dan kesehatan spiritual karyawan. Melalui metode kualitatif dengan teknik penafsiran tematik, penelitian ini menelusuri ayat-ayat al-Qur’an yang berkaitan dengan penguatan jiwa dan peningkatan etos kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa al-Qur’an menekankan pengasahan ego spiritual (al-nafs al-rūḥiyyah), pembentukan kedamaian batin (al-nafs al-muṭma’innah), kesehatan mental (qalbun salīm), dan terapi kognitif spiritual (tazkiyatun nafs). Selain itu, al-Qur’an juga memberikan pedoman strategis untuk meningkatkan kinerja melalui keterampilan (al-‘amal), kebajikan sosial (iḥsān), kekuatan intrinsik (quwwah), ketekunan (itqān), efektivitas kerja (al-sa’yu), kreativitas produktif (al-kasb), dan solidaritas kolektif (mu‘āwanah). Temuan penelitian ini memperlihatkan bahwa pendekatan psikologi spiritual menawarkan solusi holistik terhadap problem kinerja, dibandingkan teori-teori Barat seperti Taylor dan Maslow. Dengan demikian, nilai-nilai Qur’ani dapat menjadi paradigma alternatif yang relevan dalam membangun sumber daya manusia yang kompeten, sehat secara spiritual, dan produktif di lingkungan kerja modern.
Copyrights © 2025