Era digital menuntut inovasi pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia untuk meningkatkan literasi kreatif siswa. Penelitian ini mengkaji integrasi sastra profetik dalam e-modul interaktif menulis cerpen sebagai strategi pembelajaran yang tidak hanya mengasah keterampilan menulis, tetapi juga menanamkan nilai-nilai profetik, yakni humanisasi, liberasi, dan transendensi. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan mengadaptasi model Borg & Gall yang disederhanakan menjadi tujuh tahap: analisis kebutuhan, perencanaan, pengembangan produk awal, uji ahli dan praktisi, revisi produk, uji lapangan, dan revisi produk akhir. Subjek uji coba meliputi ahli materi, ahli media, praktisi (guru), dan siswa kelas XI SMA. Data dikumpulkan melalui wawancara, angket, dan observasi, kemudian dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil validasi ahli materi menunjukkan kelayakan 95,45%, ahli media 95%, uji praktisi (guru) 93,25%, dan uji lapangan (siswa) 86,44%. E-modul dirancang dengan memanfaatkan teknologi digital melalui fitur kuis, video pembelajaran, dan permainan literasi yang mendorong siswa aktif berkarya. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi sastra profetik dalam e-modul mampu meningkatkan keterampilan menulis cerpen sekaligus menumbuhkan kesadaran kemanusiaan, kebebasan berpikir, dan spiritualitas siswa. E-modul interaktif berbasis sastra profetik menjadi inovasi pembelajaran yang kontekstual, menarik, serta relevan bagi generasi digital, sehingga berpotensi memperkuat pendidikan karakter dan literasi nilai pada peserta didik. Sastra profetik dapat menanamkan nilai spiritual dalam proses kreatif, menjadikan cerpen sebagai media refleksi sekaligus transformasi sosial yang relevan dengan pendidikan karakter abad ke-21.
Copyrights © 2025