Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan buah murbei (Morus nigra L.) sebagai bahan utama pembuatan selai dengan pengawet alami air perasan lemon serta membandingkannya dengan pengawet sintetis asam benzoat. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan pendekatan uji organoleptik terhadap empat parameter sensori, yaitu warna, aroma, rasa, dan tekstur. Tiga perlakuan dilakukan, yaitu selai murbei dengan asam benzoat, selai murbei dengan air perasan lemon, dan selai kontrol berupa selai strawberry komersial. Uji organoleptik melibatkan 12 panelis menggunakan skala Likert 1–4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selai murbei dengan pengawet alami lemon memiliki nilai sensori yang lebih tinggi dibandingkan selai dengan asam benzoat, dengan rata-rata keseluruhan 3,49 mendekati selai kontrol (3,58). Selai lemon menunjukkan warna lebih cerah (3,67), rasa seimbang (3,71), dan aroma segar (2,83), sedangkan asam benzoat cenderung menurunkan kesegaran aroma dan menimbulkan rasa getir. Penelitian ini menyimpulkan bahwa air perasan lemon efektif sebagai pengawet alami yang mampu mempertahankan mutu sensorik dan keamanan pangan. Inovasi ini juga berpotensi mengoptimalkan pemanfaatan hasil panen murbei di KPTT serta mendorong pengembangan produk pangan lokal yang bernilai ekonomi dan ramah lingkungan.
Copyrights © 2025