Penelitian ini berusaha menyelidiki impresi pendidikan tauhid pada mission impossible tim nasional sepakbola Indonesia bermain di Piala Dunia, dimana belum dikaji pada penelitian sebelumnya. Penelitian setting kualitatif dengan desain dan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditunjuknya Indonesia secara resmi oleh FIFA sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17, menggantikan Peru menjadi bukti mission impossible tim nasional sepakbola indonesia bermain di Piala Dunia menjadi mission possible. Mission impossible sejatinya hanya pesepsi-nalar manusia yang memiliki sifat keterbatasan, maka ia akan mengasosiasikan dengan fakta realitas yang secara umum terjadi, bukan pada daya gerak yang absolut. Kajian ini memiliki implikasi perlunya mendudukan ikhtiar sebagai upaya optims dan hasil sebagai kekuasaan Tuhan yang absolut. Penelitian berkontribusi bagi penelitian lebih lanjut serta pada area yang lebih spesifik.
Copyrights © 2025