Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar
Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Published

EKSTENSIALISME DAN KRISIS IDENTITAS SISWA DI ERA DIGITAL: STUDI LITERATUR TENTANG IMPLIKASI FILSAFAT DALAM PENDIDIKAN INDONESIA KONTEMPORER: A. Pendahuluan B. Metode C. Pembahasan D. Kesimpulan

Riakurnaini (Universita Negeri Makassar)
Ismail (Universita Negeri Makassar)



Article Info

Publish Date
25 Dec 2025

Abstract

Era digital telah mengubah cara siswa membangun identitas mereka secara fundamental. Media sosial dan ruang virtual kini telah menjadi arena utama pembentukan citra diri, yang seringkali menciptakan ketegangan antara eksistensi digital dan realitas pribadi. Penelitian ini merupakan tinjauan pustaka yang bertujuan menganalisis relevansi filsafat eksistensialis dalam mengatasi krisis identitas siswa di era digital, khususnya dalam konteks pendidikan Indonesia. Melalui tinjauan berbagai artikel nasional dan internasional, ditemukan bahwa eksistensialisme menawarkan pendekatan pendidikan yang menekankan kesadaran diri, kebebasan memilih, dan autentisitas sebagai dasar pembentukan identitas. Namun, praktik pendidikan di Indonesia masih jarang menyentuh dimensi eksistensial siswa. Hasil penelitian ini menekankan perlunya reorientasi tujuan pendidikan, penguatan peran guru sebagai fasilitator reflektif, dan pengembangan kurikulum yang humanis dan adaptif terhadap realitas digital. Dengan demikian, eksistensialisme berpotensi menjadi landasan filosofis bagi pendidikan yang lebih bermakna, reflektif, dan memanusiakan siswa di era modern.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

pendas

Publisher

Subject

Other

Description

Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar is a journal published twice a year, namely in June and December that aims to be a forum for scientific publications to pour ideas and studies complemented with the results of research related to primary school education. To achieve this, basic education ...