Ismail
Universita Negeri Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EKSTENSIALISME DAN KRISIS IDENTITAS SISWA DI ERA DIGITAL: STUDI LITERATUR TENTANG IMPLIKASI FILSAFAT DALAM PENDIDIKAN INDONESIA KONTEMPORER: A. Pendahuluan B. Metode C. Pembahasan D. Kesimpulan Riakurnaini; Ismail
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.36838

Abstract

Era digital telah mengubah cara siswa membangun identitas mereka secara fundamental. Media sosial dan ruang virtual kini telah menjadi arena utama pembentukan citra diri, yang seringkali menciptakan ketegangan antara eksistensi digital dan realitas pribadi. Penelitian ini merupakan tinjauan pustaka yang bertujuan menganalisis relevansi filsafat eksistensialis dalam mengatasi krisis identitas siswa di era digital, khususnya dalam konteks pendidikan Indonesia. Melalui tinjauan berbagai artikel nasional dan internasional, ditemukan bahwa eksistensialisme menawarkan pendekatan pendidikan yang menekankan kesadaran diri, kebebasan memilih, dan autentisitas sebagai dasar pembentukan identitas. Namun, praktik pendidikan di Indonesia masih jarang menyentuh dimensi eksistensial siswa. Hasil penelitian ini menekankan perlunya reorientasi tujuan pendidikan, penguatan peran guru sebagai fasilitator reflektif, dan pengembangan kurikulum yang humanis dan adaptif terhadap realitas digital. Dengan demikian, eksistensialisme berpotensi menjadi landasan filosofis bagi pendidikan yang lebih bermakna, reflektif, dan memanusiakan siswa di era modern.