Penelitian ini mengeksplorasi efektivitas model kanvas penelitian PARANADAMARARITA, kerangka inovatif yang mengintegrasikan teknologi visual dan kecerdasan buatan (AI) untuk membantu mahasiswa dalam analisis dan abstraksi penelitian. Menggunakan pendekatan fenomenologi kualitatif, data dikumpulkan dari 12 mahasiswa berbagai universitas di Indonesia melalui observasi, komunikasi daring, dan analisis dokumen. Hasil menunjukkan bahwa model PARANADAMARARITA secara signifikan meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam mengidentifikasi elemen penelitian seperti topik, kesenjangan, fokus, dan abstraksi secara sistematis, sekaligus secara drastis mempercepat waktu penyelesaian dibandingkan dengan metode konvensional. Melalui teori encoding/decoding Stuart Hall, mayoritas mahasiswa memberikan respons hegemonik, menunjukkan penerimaan positif terhadap model ini, meskipun terdapat hambatan teknis yang memerlukan penyederhanaan fitur dan peningkatan literasi digital. Penelitian ini menekankan potensi transformasi pendidikan tinggi melalui kerangka visual berbasis AI yang mendorong pemikiran kritis, keterampilan analitis, dan produktivitas riset. Rekomendasi mencakup penyempurnaan fitur model dan studi komparatif untuk validasi lebih lanjut dalam berbagai konteks akademik.
Copyrights © 2025