Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya tingkat stres kerja yang dialami guru akibat beban tugas, tuntutan administrasi, serta kondisi lingkungan fisik sekolah yang kurang mendukung. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis pengaruh optimalisasi lingkungan fisik berbasis desain biophilic terhadap manajemen stres kerja guru di SMAN 2 Maumere, Kabupaten Sikka, serta menilai implikasinya terhadap kesejahteraan psikologis guru. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan instrumen kuesioner Perceived Stress Scale untuk mengukur tingkat stres, Ryff’s Psychological Well-Being Scale untuk mengukur kesejahteraan psikologis, serta pengukuran fisik ruang kelas dan lingkungan sekolah meliputi suhu, kelembapan, pencahayaan, kebisingan, dan sirkulasi udara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip desain biophilic melalui pencahayaan alami, keberadaan elemen hijau, serta kualitas udara dan kenyamanan termal memiliki pengaruh signifikan dalam menurunkan tingkat stres guru. Selain itu, peningkatan kenyamanan lingkungan juga berdampak positif pada kesejahteraan psikologis, yang tercermin dari peningkatan kepuasan kerja dan keterlibatan guru dalam proses pembelajaran. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa optimalisasi lingkungan fisik berbasis biophilic merupakan strategi efektif dalam manajemen stres kerja guru sekaligus mendukung terciptanya lingkungan belajar yang sehat dan produktif.
Copyrights © 2025