Penelitian ini mengkaji pengelolaan Kelas Industri di SMKN 6 Bandung dan SMKN 2 Cimahi melalui penerapan siklus Plan-Do-Check-Act (PDCA) sebagai kerangka manajemen mutu pendidikan vokasi. Dengan pendekatan kualitatif studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahap perencanaan dilakukan secara kolaboratif dengan industri mitra untuk menyusun kurikulum berbasis kompetensi, pelaksanaan mengkombinasikan pembelajaran teori, praktik di bengkel sekolah, serta on-the-job training (OJT) di perusahaan, evaluasi dilaksanakan secara berlapis dengan rubrik kompetensi berbasis SKKNI dan standar industri, sedangkan tindak lanjut mencakup revisi kurikulum, peningkatan kapasitas guru, serta penguatan kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan PDCA mampu meningkatkan relevansi pembelajaran dengan kebutuhan dunia kerja, meskipun masih terdapat kendala berupa keterbatasan fasilitas modern dan ketergantungan pada komitmen industri. Penelitian ini merekomendasikan penerapan siklus PDCA sebagai model pengelolaan kelas industri di SMK lain untuk memperkuat daya saing lulusan di pasar kerja.
Copyrights © 2025