Perencanaan pendidikan menjadi aspek penting dalam memastikan sistem pendidikan nasional menghasilkan lulusan yang kompeten, baik secara akademik maupun praktis. Pendidikan formal di Indonesia saat ini cenderung menekankan teori-teori sehingga keterampilan praktis, seperti menjahit dan desain busana kebaya, kurang mendapat perhatian maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis budaya perencanaan sistem pendidikan dalam desain busana kebaya di salwah taylor dan menilai relevansi pendidikan menjahit desain kebaya sebagai bagian dari pendidikan formal, sekaligus mendukung pelestarian budaya dan pengembangan ekonomi kreatif. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif bersifat deskriptif dengan pengumpulan data melalui studi literatur dan dilakukan wawancara langsung di Salwah Taylor. Hasil menunjukkan bahwa perencanaan pendidikan yang mendorong pendidikan vokasi berbasis keterampilan praktis dan digitalisasi secara langsung dengan kreativitas desain busana kebaya modern dapat diintegrasikan secara langsung. Budaya karya mendesain secara digitalisassi merupaka pembelajaran yang dapat meningkatkan kreativitas dan kemandirian siswa dan karyawan. Diharapkan pengembangan kurikulum vokasi masa akan datang dengan memasukkan keterampilan menjahit desain kebaya sebagai bagian dari pelestarian budaya dan penguatan kompetensi kerja yang lebih maksimal.
Copyrights © 2025