Postpartum Depression merupakan gangguan psikologis yang dialami ibu setelah melahirkan dan berdampak negatif pada ibu, bayi, serta hubungan keluarga. Salah satu faktor yang berperan dalam pencegahannya adalah dukungan sosial. Dalam konteks keluarga multietnik akan menjadi kompleks karena dipengaruhi nilai dan norma budaya yang berbeda. Penelitian ini penting dilakukan untuk memahami bagaimana pola dukungan sosial terbentuk dalam pernikahan multietnik, khususnya suku Mandailing dan Minangkabau di wilayah Rao. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi, hal ini dilakukan dengan tujuan untuk menggali pengalaman ibu pasca melahirkan yang berasal dari suku Mandailing dan menikah dengan pria suku Minangkabau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan sistem kekerabatan memengaruhi peran dan sumber dukungan sosial yang diterima ibu. Penemuan ini menegaskan bahwa pemahaman terkait budaya sangat penting dalam membangun sistem dukungan efektif untuk mencegah terjadinya Postpartum Depression dalam keluarga multietnik.
Copyrights © 2025