Ketidakpastian ekonomi global telah memberikan tantangan besar terhadap keberlanjutan organisasi non-pemerintah (Non-Governmental Organization / NGO) di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh manajemen risiko keuangan dan kapasitas pengelolaan proyek terhadap kinerja NGO dengan inovasi program sebagai variabel mediasi dan komitmen manajemen sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada NGO di bidang kesehatan dan lingkungan. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen risiko keuangan dan kapasitas pengelolaan proyek berpengaruh positif terhadap kinerja organisasi, baik secara langsung maupun melalui inovasi program, sedangkan komitmen manajemen memperkuat hubungan antarvariabel tersebut. Temuan ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan teori manajemen risiko dan inovasi organisasi, serta memberikan rekomendasi praktis untuk meningkatkan efektivitas, akuntabilitas, dan keberlanjutan NGO di Indonesia.
Copyrights © 2025