Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh persepsi kemudahan penggunaan (perceived ease of use) dan persepsi keamanan (perceived security) terhadap minat penggunaan aplikasi BRImo, dengan brand attitude sebagai variabel intervening. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Sampel terdiri dari 97 nasabah aktif BRImo pada BRI Unit Ringroad Balikpapan yang dipilih menggunakan teknik sensus. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang telah lolos uji validitas (loading factor > 0,7) dan reliabilitas (Cronbach’s Alpha > 0,7), serta dianalisis menggunakan SmartPLS 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kemudahan berpengaruh positif dan signifikan terhadap brand attitude dan minat penggunaan BRImo. Demikian pula, persepsi keamanan berpengaruh signifikan terhadap brand attitude dan minat penggunaan, dengan nilai koefisien jalur lebih dominan pada persepsi keamanan. Brand attitude terbukti memediasi hubungan antara persepsi kemudahan dan persepsi keamanan dengan minat penggunaan. Temuan ini sejalan dengan pengembangan Technology Acceptance Model (TAM), yang menegaskan pentingnya faktor psikologis pengguna dalam adopsi teknologi keuangan. Secara praktis, hasil penelitian merekomendasikan peningkatan fitur keamanan dan kenyamanan antarmuka BRImo melalui inovasi berbasis teknologi digital. Secara teoretis, penelitian ini memperkaya kajian adopsi mobile banking di konteks pasar berkembang dan menjadi dasar bagi penelitian lanjutan dengan mempertimbangkan variabel moderasi demografis.
Copyrights © 2025