Penelitian ini mengkaji strategi branding Direktorat Jenderal Perkebunan melalui media sosial Instagram. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui kajian kepustakaan, observasi, dan wawancara dengan informan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Direktorat Jenderal Perkebunan berhasil memanfaatkan media sosial Instagram melalui konten kisah keberhasilan petani, program perkebunan, dan kegiatan perkebunan untuk meningkatkan transparansi. Terdapat tiga segmen konten yang digunakan oleh Direktorat Jenderal Perkebunan di media sosial Instagram yaitu InspiraBun, Kuper, dan segmen edukasi untuk meningkatkan keterlibatan para audiens dan memberi edukasi terkait sektor perkebunan. Berdasarkan penelitian ini, masih ditemukan tantangan berupa proses persetujuan konten yang berlangsung cukup panjang sehingga berdampak pada keterlambatan publikasi.
Copyrights © 2025