Sustainable Development Goals telah menjadi kesepakatan bersama seluruh dunia yang mendorong tercapainya pembangunan berkelanjutan di berbagai tingkatan pemerintahan. Voluntary Local Review muncul sebagai instrumen penting bagi daerah untuk melaporkan kemajuan dan tantangan dalam implementasi SDGs di tingkat lokal. Penelitian ini menganalisis isi VLR dari tiga daerah di Indonesia, yaitu Jakarta, Surabaya, dan Jambi, untuk memahami bagaimana daerah tersebut melaporkan, mengimplementasikan, serta faktor-faktor yang mempengaruhi pelaporan VLR. Penelitian ini menggunakan metode analisis konten kualitatif terhadap VLR yang diterbitkan oleh ketiga kota tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga kota memiliki fokus dan prioritas yang berbeda dalam implementasi TPB. Pelaporan VLR juga dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kapasitas pemerintah daerah, dukungan dari pemerintah pusat dan organisasi internasional, serta pemahaman tentang manfaat VLR. Penelitian ini memberikan satu upaya baru dalam pengembangan kebijakan pemerintah dan praktik pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal yang masif, serta mendorong partisipasi lebih banyak kota di Indonesia dalam melaporkan Voluntary Local Review.
Copyrights © 2025