Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan alat peraga pernapasan sederhana dalam model PJBL untuk meningkatkan keterampilan proses dan hasil belajar siswa pada materi organ pernapasan pada manusia di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan model ADDIE dengan desain eksperimen kelompok kontrol pretes-postes digunakan dalam eksperimen lapangan. Tiga puluh siswa kelas lima SDIT Fadhilah Pekanbaru berpartisipasi dalam pengumpulan sampel eksperimen lapangan secara acak. Alat bantu pernapasan sederhana memiliki persyaratan yang sangat valid, sebagaimana dibuktikan oleh tingkat kelayakan validasi ahli media sebesar 85,00% dan validasi ahli materi sebesar 90,00%. Dengan kategori sangat valid, hasil uji coba terbatas menghasilkan persentase 80,25%. Nilai rata-rata hasil belajar meningkat, menurut temuan uji coba lapangan. Hasil belajar rata-rata kelas eksperimen, yang awalnya 46,25 menjadi 80,45 dengan kenaikan 34,20, menunjukkan peningkatan ini. Pada kelas kontrol peningkatan hanya sebesar 20,03 semula 50,05 menjadi 70,08. Sedangkan untuk peningkatan keterampilan proses memperlihatkan 15,71 untik dikelas eksperimen dan 8,66 untuk dikelas kontrol, sehingga dapat disimpulkan pengembangan alat peraga pernapasan sederhana dalam model PJBL dapat meningkatkan keterampilan proses dan hasil belajar siswa pada materi organ pernapasan pada manusia di sekolah dasar.
Copyrights © 2025