Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Fear of Missing Out (FoMO) dan Perilaku Konsumtif pada penggemar BLACKPINK (BLINK). Tingginya antusiasme BLINK dalam membeli album, merchandise, tiket konser, hingga produk kolaborasi menunjukkan adanya pola konsumsi yang meningkat dan dipengaruhi oleh faktor psikologis. FoMO, yaitu kecemasan ketika merasa tertinggal dari pengalaman penting, diduga menjadi salah satu pendorong perilaku konsumtif tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional non-eksperimental dan teknik purposive sampling. Sebanyak 231 partisipan berusia 18-40 tahun yang telah mengikuti BLACKPINK minimal enam bulan serta terlibat dalam pembelian produk terkait fandom berpartisipasi dalam penelitian. Instrumen yang digunakan adalah Skala Fear of Missing Out dan Skala Perilaku Konsumtif yang telah diadaptasi, masing-masing memiliki reliabilitas yang sangat baik dengan nilai Alpha di atas 0,80. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman karena sebaran data tidak normal. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara FoMO dan perilaku konsumtif (r = 0.416, p < 0.001). Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat FoMO, semakin tinggi pula kecenderungan perilaku konsumtif pada penggemar BLINK. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami mekanisme psikologis yang memengaruhi perilaku konsumtif pada komunitas penggemar K-Pop.
Copyrights © 2025