Jurnal Veteriner
Vol. 26 No. 3 (2025)

Laporan Kasus: Nephritis dan Cystitis Hemoragika pada Kucing Jantan Lokal

Rahma Anissa Prayoko (Veterinary Education Program, Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University, Denpasar Bali)
Putu Devi Jayanti (Laboratory of Clinical Vet Diagnosis , Clinical Pathology and Radiology, Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University, Denpasar Bali)
I Wayan Nico Fajar Gunawan (Laboratory of Clinical Vet Diagnosis , Clinical Pathology and Radiology, Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University, Denpasar Bali)
I Wayan Batan (Laboratory of Clinical Vet Diagnosis , Clinical Pathology and Radiology, Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University, Denpasar Bali)



Article Info

Publish Date
27 Sep 2025

Abstract

Nephritis merupakan peradangan ginjal pada glomerulus, pyelum, atau tubulus yang dapat disebabkan oleh adanya infeksi. Cystitis hemoragika adalah peradangan pada vesika urinaria akibat infeksi. Hewan kasus adalah seekor kucing jantan lokal, berumur dua setengah tahun, bobot badan 3,8 kg dengan keluhan sulit buang air kecil dan kencing berdarah. Hewan menunjukkan gejala klinis hematuria dan oliguria. Urin berwarna merah-kecokelatan, keruh, dan berbau anyir yang tajam. Pemeriksaan kimia urin menunjukkan pH 6,5, leukosit (large 500), protein (>20), bilirubin (small 17), urobilinogen (-), eritrosit (large 200), keton (+0,5), glukosa (-), nitrit (-) dan berat jenis 1,025. Pada pemeriksaan sedimen urin ditemukan adanya eritrosit dan kalkuli yaitu struvit. Pada pemeriksaan ultrasonografi menunjukkan adanya penebalan pada ginjal dan vesica urinaria. Pada pemeriksaan darah lengkap menunjukkan adanya radang, dehidrasi, dan anemia makrositik. Dari hasil pemeriksaan yang telah dilakukan, hewan didiagnosis menderita nephritis dan cystitis hemoragika. Terapi yang diberikan berupa antibiotik ciprofloxacin dosis 5 mg/kg BB, PO, q12h; antiradang meloxicam dosis 0,1 mg/kg BB, PO, q24h; terapi suportif ketosteril dosis 1 tablet/5kg BB, PO, q12h; cystaid 1 tablet, q24h, dan pakan kucing rendah protein untuk memelihara ginjal.  Perawatan selama tujuh hari menunjukkan perubahan positif, yaitu kucing bisa urinasi dengan normal dan tidak adanya hematuria.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

juvet

Publisher

Subject

Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Veterinary

Description

Jurnal Veteriner is a scientific journal encompassing animal science aspects, published since 2000, and until now is consistently published four times a year in March, June, September, and December by Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University, associated with Association of Veterinarian ...