Abdominal fat is one of the body fats located in the abdominal cavity. A high level ofabdominal fat can affect the carcass yield, ultimately reducing the proportion of meat produced.This study aims to investigate the effect of providing Physalis extract in drinking water on theabdominal fat of broilers. The research was conducted at the Farm of the Faculty of AnimalScience, Udayana University, over 31 days, using a completely randomized design (CRD) with three treatments and six replications, with five birds per treatment unit. The treatments were: P0= no Physalis extract; P1 = 2% Physalis extract; and P2 = 4% Physalis extract. The variablesobserved included pad fat, mesenteric fat, ventriculus fat, and abdominal fat. The researchresults showed that the administration of ciplukan extract in drinking water at levels of 2% and4% had no significant effect (P>0.05) on the percentage of pad fat, mesenteric fat, ventricularfat, and abdominal fat in broilers. It can be concluded that administering ciplukan extract on2% and 4% level in drinking water has not been able to reduce the abdominal fat percentage inbroilers. ABSTRAK Lemak abdominal merupakan salah satu lemak tubuh pada bagian rongga perut, akibatyang ditimbulkan jika lemak abdominal tinggi dapat mempengaruhi jumlah karkas, padaakhirnya akan mengurangi proporsi daging yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui pengaruh pemberian ekstrak ciplukan melalui air minum terhadap lemakabdominal broiler. Penelitian dilaksanakan di Farm Sesetan Fakultas Peternakan, UniversitasUdayana, berlangsung selama 31 hari. Rancangan acak lengkap (RAL) yang digunakan dengantiga perlakuan dan enam ulangan, serta setiap unit perlakuan diisi 5 ekor broiler. Adapunperlakuan melalui air yaitu; P0 = 0% ekstrak ciplukan; P1 = 2% ekstrak ciplukan; dan P2 = 4%ekstrak ciplukan. Variabel yang diamati yaitu, lemak bantalan, lemak mesentrium, lemakventrikulus, dan lemak abdominal. Hasil penelitian pemberian ekstrak ciplukan melalui airminum dengan level 2% dan 4% berbeda tidak nyata (P>0,05) terhadap persentase lemakbantalan, lemak mesentrium, lemak ventrikulus, dan lemak abdominal broiler. Berdasarkanhasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian ekstrak ciplukan pada taraf 2% dan 4%melalui air minum belum mampu untuk menurunkan persentase lemak abdominal broiler.
Copyrights © 2025