Jurnal Peternakan Tropika
Vol. 13 No. 2 (2025): Vol. 13 No.2(2025)

PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN KELOR (Moringa oliefera) TERFERMENTASI MELALUI AIR MINUM TERHADAP PERFORMA BROILER

Antasena, D. L. B., (PS Sarjana Peternakan, Fakultas Peternakan Universitas Udayana, Denpasar, Bali)
G. A. M. K. Dewi., (PS Sarjana Peternakan, Fakultas Peternakan Universitas Udayana, Denpasar, Bali)
I N. S. Sutama (PS Sarjana Peternakan, Fakultas Peternakan Universitas Udayana, Denpasar, Bali)



Article Info

Publish Date
22 Aug 2025

Abstract

Broiler is a type of poultry resulting from the crossing of chicken nations that has a high level of productivity, especially in the level of productivity of meat weight gain. Broiler growth is relatively short, in less than 5 weeks broilers can produce an average weight of 1.5kg. This study aims to determine the effect of giving fermented moringa leaf extract through drinking water on broiler performance. This research was carried out in a cage located at the Sesetan Farm, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University, and this research lasted from October to November 2024. The design used was a complete random design (RAL) with three treatments and each treatment was repeated six times, so there were 18 experimental units. The treatment is: EF0: without fermented moringa leaf extract EF1: 3% fermented moringa leaf extract EF2: 6% moringa leaf extract. The variables observed were initial body weight, ration consumption, drinking water consumption, final body weight, body weight gain, feed conversion ratio. The results showed that the administration of 6% fermented moringa leaf extract could reduce ration consumption and Feed Conversion ratio (FCR) but could not increase drinking water consumption, final body weight, and body weight gain compared to controls. Based on the results of this study, it can be concluded that the administration of fermented moringa leaf extract as much as 6% can reduce ration consumption and Feed Conversion ratio (FCR) but cannot increase drinking water consumption, final body weight, and increase in broiler body weight. ABSTRAK Broiler merupakan jenis unggas hasil dari persilangan bangsa-bangsa ayam yangmemiliki tingkat produktivitas yang tinggi, terutama dalam tingkat produktivitas pertambahanbobot berat daging. Pertumbuhan broiler yang relatif singkat, dalam kurun waktu kurang dari 5minggu broiler dapat menghasilkan bobot rata-rata 1,5kg. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun kelor terfermentasi melalui air minum terhadapperforma broiler. Penelitian ini dilaksanakan di kandang yang berlokasi di Farm Sesetan FakultasPeternakan Universitas Udayana, dan penelitian ini berlangsung dari bulan Oktober sampaiNovember 2024. Rancangan yang digunakan yaitu rancangan acak lengkap (RAL) dengan tigaperlakuan dan masing- masing perlakuan diulang sebanyak enam kali, sehingga terdapat 18 unitpercobaan. Perlakuan tersebut yaitu: EF0: tanpa ekstrak daun kelor terfermentasi, EF1: 3%ekstrak daun kelor terfermentasi, dan EF2: 6% ekstrak daun kelor terfermentasi. Variabel yangdiamati yaitu bobot badan awal, konsumsi ransum, konsumsi air minum, bobot badan akhir,pertambahan bobot badan, dan feed convertion ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwapemberian ekstrak daun kelor terfermentasi 6% dapat menurunkan konsumsi ransum dan FeedConvertion ratio (FCR) tetapi belum bisa meningkatkan konsumsi air minum, bobot badan akhir,dan pertambahan bobot badan dibandingkan dengan kontrol. Berdasarkan hasil penelitian inidapat disimpulkan bahwa pemberian ekstrak daun kelor terfermentasi sebanyak 6% dapatmenurunkan konsumsi ransum dan Feed Convertion ratio (FCR) tetapi belum bisa meningkatkankonsumsi air minum, bobot badan akhir, dan pertambahan bobot badan broiler.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

tropika

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Earth & Planetary Sciences Economics, Econometrics & Finance Veterinary

Description

Jurnal Peternakan Tropika (JPT) merangkum berbagai manuskrip di bidang peternakan seperti nutrisi, produksi, reproduksi, pasca panen (pengolahan dan teknologi) dan bidang sosial ekonomi ...