Semakin berkembangnya Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Kecamatan Manisrenggo menjadi hal perlu didukung untuk mewujudkan perekonomian yang lebih baik. Pertumbuhan UMKM di Manisrenggo menuntut bukan hanya akses permodalan, tetapi juga kapabilitas manajerial agar kinerja berkelanjutan. Berlandaskan RBV, penelitian ini menguji pengaruh modal usaha, inovasi, dan literasi keuangan terhadap kinerja UMKM. Melalui purposive sampling, diperoleh 81 responden. Hasil penelitian menunjukkan modal dan inovasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja, sedangkan literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan. Temuan menegaskan pentingnya kapabilitas finansial pencatatan, kendali arus kas, dan penilaian biaya dalam mengonversi sumber daya menjadi kinerja. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa penguatan literasi keuangan pelaku UMKM perlu menjadi fokus utama dalam perumusan kebijakan dan program pendampingan, karena terbukti mampu meningkatkan kinerja usaha secara berkelanjutan. Selain itu, hasil ini menegaskan bahwa akses modal dan dorongan inovasi perlu diiringi dengan kapabilitas pengelolaan keuangan agar sumber daya yang dimiliki UMKM dapat dikonversi secara optimal menjadi kinerja.
Copyrights © 2026